Selamat datang di gubug Inspirasi Coffee. Blog ini dikelola oleh penulis sejak September 2008. Sampai sekarang, api semangat menulis masih menyala terang, menarikan pena melukiskan cerita kehidupan. Hak cipta dilindungi oleh Allah Azza wa Jalla.
Selamat Membaca ^_^

Sunday, April 18, 2021

0 Cara Setting Brightness (Lampu Latar) TV Samsung UA32J4005

Kronologi Kejadian

Entah apa yang sebelumnya terjadi, tiba-tiba istri memanggil saya dan mengatakan bahwa setingan remote TV di rumah ada yang salah. Tingkat kecerahan layar TV tiba-tiba saja menjadi terlalu terang dan menyebabkan rasa tak nyaman di mata saat menonton. Setelah beberapa detik mendengarkan penjelasannya, saya kemudian mengerti bahwa sebelumnya si kecil dek Agha bermain-main dengan remote TV. 

Sebenarnya sih si adek itu sudah tahu bagaimana cara menggunakan remote TV (semisal saja bagaimana cara mengganti channel kesukaannya). Tapi yah namanya jaga anak kecil yang masih berusia 5 tahun, mungkin saja ia iseng memencet-pencet tombol menu yang membuat setingan remote berubah dan mengakitbatkan masalah ini. 

Cara Setting Brightness TV Samsung UA32J4005
TV Samsung 32 Inch - UA32J4005


Bak pahlawan kesiangan yang baru turun gunung, saya meraih remote TV dari pegangan istri dan mulai tut..tut..tut, melakukan setting pada remote TV tersebut. Pada awalnya, saya cukup percaya diri untuk memperbaikinya. Saya cukup familiar dengan remote tersebut.
 
Dengan menampilkan muka sedikit serius, saya mulai masuk ke bagian setting 'Menu', dan mengganti-ganti setelan lampu latar pada menu 'Gambar'. Setelah mengubah setingan kecerahan layar, kemudian saya mematikan TV dan menyalakannya kembali. Hal ini saya lakukan untuk memastikan bahwa setelan yang sebelumnya saya lakukan telah tersimpan. 
 
Namun, alangkah terkejutnya saya ketika mendapatkan layar TV yang masih terlihat terang. Ada apa ini? Mengapa setelan sebelumnya tidak tersimpan? Apa TV-nya sudah rusak?
 
Lama sekali saya mencoba mengganti-ganti setelan display-nya, sambil sesekali menggerutu. Namun tetap saja hasilnya nihil. Percobaan itu terus berlangsung hingga puluhan menit kemudian, hasilnya masih sama. 

Kata orang, 'kerja keras itu tidak akan mengkhianati hasil'. Di saat saya berada pada titik yang hampir menyerah, saya menemukan titik terang. Yah, titik terang tersebut terkait dengan setelan 'Mode Toko'. 

Setelan 'Mode Toko' inilah yang membuat serangkaian perubahan yang saya lakukan sebelumnya tidak memberikan efek pada TV. Setelah saya teliti lagi, 'Mode Toko' akan selalu kembali pada setingan default-nya setelah 5 menit atau otomatis setelah TV dimatikan. 

TV Samsung 32 Inch seri UA32J4005 memiliki dua mode setelan yaitu 'mode toko' dan 'mode rumah'. 'Mode Toko' adalah mode saat TV masih dipanjang di Toko, ia diprogram untuk selalu kembali ke setelan default-nya. Hal ini untuk memudahkan pemilik toko saat ada pelanggan yang mengubah-ubah setelan saat sedang menawar TV. Sedangkan 'mode rumah' adalah fitur yang diperuntukkan kepada pelanggan yang sudah membeli TV dan menggunakannya di rumah. 

Dan benar saja, saat saya mengganti setelan TV ke 'Mode Rumah', Alhamdulillah permasalahan inipun selesai. 
 

Cara Setting Brightness TV Samsung UA32J4005 

Berikut saya akan menjelaskan bagaimana caranya mengatur tingkat kecerahan (brightness) dari TV Samsung UA32J4005. Dan ini adalah langkah-langkahnya:
 

1. Klik Tombol Menu pada Remote TV

Setelah kalian klik tombol menu, maka di layar TV akan muncul tampilan awal yang kurang lebih akan seperti ini. 

Setting Brightness TV Samsung 32 Inch
Setelan Menu

2. Masuk pada Menu --> Dukungan

Setelah masuk pada tampilan 'Menu', langkah selanjutnya adalah pilih 'Menu --> Dukungan'. Disini kita harus mengubah modus penggunaan dari 'Mode Toko' ke 'Mode Rumah' agar setelan yang sudah kita ubah sebelumnya dapat tersimpan dan tidak menjadi masalah seperti yang sudah dibahas sebelumnya. 

Setting TV Samsung 32 Inch
Setelan 'Demo Toko' ini dikhususkan untuk para penjual TV

Bagi kita pengguna di rumah, maka pilih
modus 'Penggunaan Rumah'

Setelah memilih mode penggunaan, biasanya akan muncul warning seperti di bawah ini. 

Peringatan saran penggunaan sesuai lokasi penggunaan

Pilih 'Ya' dan masuk ke langkah berikutnya. 

3. Masuk pada Menu --> Gambar

Setelah memilih modus 'Penggunaan Rumah', maka langkah berikutnya yaitu mengubah setelan brightness. Silahkan kembali ke Menu dan pilih 'Gambar', 

Setelan Lampu Latar

Disini kalian bisa mengatur setelan lampu latar dari TV Samsung 32 Inch sesuai dengan keinginan dan kenyamanan anda. Selesai. 

Nah mudah kan? Jika ada pertanyaan, silahkan tulis di kolom komentar ya. Semoga bermanfaat. 


Friday, January 1, 2021

0 Singgah Warkop #4 : Ikio Coffee

 

Today’s good mood is sponsored by coffee”.
 
“IKIO”. 

Baru pertama kali saya mendengar nama ini. Mungkin itu berasal dari nama orang, atau mungkin juga itu diambil dari nama sebuah tempat. Yang jelas, nama ini awalnya tidak familiar di telinga saya. Rasanya seperti kosakata atau nama dari Jepang saja. Seperti Ueno, Kikyo, Shino ataupun Shishio. Ah, yang terakhir ini, tentu tidak asing bagi para penggemar anime yakni samurai legendaris pemilik jurus ‘Hiten Mitsurugi Ryu’ dan ‘Amakakeru ryu no hirameki’. Yang tidak tahu, boleh komen di bawah ya ^_^

***

Semenjak memiliki hobi berkunjung ke warung kopi yang dimulai pada pertengahan tahun lalu, saya suka membahas hasil kunjungan ke tempat-tempat ngopi tersebut di blog ini. Tercatat sudah tiga kali pembahasan tentang warung kopi yang saya buat. Diantaranya adalah:

Kalau dihitung-hitung sih, sebenarnya sudah banyak warung kopi atau cafe yang pernah saya singgahi. Namun, ternyata tidak semuanya bisa saya masukkan sebagai bahan tulisan. Alasannya seringkali lebih karena tempatnya yang kurang recommended, atau karena saya saat itu sering lupa mengambil foto-foto dari warung kopi atau cafe tersebut. Saking enaknya ngobrol kali ya? 

Suasana depan warung Ikio Coffee

Dan dari sekian warung kopi yang pernah saya singgahi, ternyata hanya sedikit saja yang saya datangi lebih dari dua kali. Ikio Coffee masuk ke dalam kategori yang sedikit ini.

Di tulisan kali ini, saya akan membahas Ikio. Sebuah warkop yang berlokasi agak tersembunyi, namun menawarkan sebuah tempat nongkrong yang asik dan nyaman. Tak hanya terkenal karena cita rasa dan varian rasa kopinya, namun juga karena keenakan rasa dimsum-nya. Yuk, langsung saja pembahasannya.

Singgah Warkop #4 : Ikio Coffee

Lokasi 

Dari segi lokasi, sebenarnya Ikio Coffee termasuk yang mudah untuk dicari. Berada tepat di belakang kampus Madcoms Madiun. Alamat lengkapnya yaitu Jl. Eka Karya No. 1,
Mojorejo, Kec. Taman, Kota Madiun.

Jalan masuknya sih agak kecil gitu. Lebih mirip sebuah gang sih. Namun, hal ini tak membuat para pecinta kopi malas untuk mendatanginya. Malahan sebaliknya, pengunjung dibuat lebih nyaman dikarenakan suasananya yang sunyi, terbebas dari suara berisik kendaraan yang lalu lalang. Tak heran jika setiap harinya tempat ini selalu saja ramai oleh muda mudi milenial yang haus akan tempat nongkrong kekinian.
Lokasi Ikio Coffee
Hanya 3 menit perjalanan menggunakan motor dari Stadion Wilis

Konsep Indoor dan Outdoor

Konsep Indoor di Bagian Depan Warung

Ikio Coffee memiliki dua tempat yang sebenarnya masih berada di dalam satu area cafe yaitu bagian depan dan bagian belakang.

Di bagian depan cafe dibuat dengan konsep indoor berhias tampilan meja dan kursi yang tertata rapi. Bagi rekan-rekan yang ingin menikmati suasana ngopi yang eksklusif, maka area ini menjadi pilihan yang menarik. Jika kalian ingin lebih dekat dengan sang Barista dengan kesibukannya meracik kopi, maka area ini menjadi pilihan yang tepat.

Pada bagian dinding cafe terdapat sebuah tulisan dari lampu LED yang menyala kebiru-biruan. Tulisannya ‘Kopi Buat Kamu’. Tulisan yang benar-benar memberikan kesan bagi para pengunjung bahwa kopi yang disajikan memang spesial untuk kamu, ^_^.

Menikmati secangkir kopi, sambil melihat atraksi sang barista. Sensasi istimewa yang ditawarkan di area ini.

Area bagian depan Ikio Coffee
Penampakan area depan Ikio Coffee

Lokasi order dan pembayaran di kasir Ikio Coffee

Jika kalian terhibur dengan apa yang dikerjakan oleh Barista, kalian juga bisa memberikan sedikit tips dengan memasukkan sejumlah uang di toples kecil yang disediakan di dekat meja kasir. Disitu sudah tertulis ‘Tips Barista’. Tidak usah ragu. Langsung saja masukkan sebagian uang yang kalian punya ke toples ini.

Tempat Barista meracik kopi

Semua sepakat, salah satu daya pemikat dari sebuah warung kopi adalah view dapur dari sang Barista nya. Warung Ikio memperlihatkan bagi semua pengunjungnya bagaimana sang barista disediakan sebuah ruangan yang kecil, namun di-desain begitu bersih dan sangat eye catching. Tentu saja, kopi yang akan kalian nikmati akan disiapkan di ruangan ini.

Dimanapun itu, para pengunjung pasti menginginkan kopi yang akan mereka nikmati diracik di sebuah dapur yang bersih dan rapi. Bisa dibilang, dapur barista adalah etalase paling memikat dari para penikmat kopi.

Area bagian depan warung ini dibuka pada pagi hari dimulai sekitar jam 09.00 WIB dan tutup hingga larut malam sekitar jam 23.00 WIB.

Konsep Outdoor di Bagian Belakang Warung

Pada bagian belakang warung ini didesain dengan konsep outdoor. Terdapat jalan kecil di sebelah warung yang menghubungkan area depan dan area belakang. Jalan itu sekaligus difungsikan sebagai area parkir sepeda motor.

Di bagian belakang, kalian akan menemukan area yang cukup luas dengan berhias taman yang indah serta terdapat sebuah kolam ikan. Suasana memang dibuat agar pengunjung lebih santai dan lebih bebas berekspresi. Saya sendiri lebih menyukai area belakang ini.

Area belakang, dulunya terdapat barista disini. Sepertinya kini sudah tak ada.


Menikmati secangkir kopi sambil mendengar gemericik ikan di kolam

Hiasan dinding yang menarik

Area bagian belakang baru mulai dibuka pada sore hari sekitar jam 16.00 dan tutup pada malam hari sekitar pukul 23.00 WIB. Tentu saja waktu tutupnya bersamaan dengan area di bagian depan.

Tempat Ngopi yang Nyaman

Tak bisa dipungkiri bahwa Ikio adalah tempat ngopi yang nyaman. Di saat banyak bermunculan warung-warung kopi baru di area Madiun, namun tempat ngopi yang satu ini masih saja ramai oleh para penikmat kopi.

Saya sendiri setidaknya pernah 3 kali ke Ikio Coffee. Seingat saya pertama kali datang ke Ikio bersama dengan Trio Kopiers. Pun juga saat setelah saya kembali dari perjalanan ke Switzerland, saya menyempatkan untuk menikmati secangkir kopi bersama mereka. Tak lupa saya memberikan oleh-oleh Kopi dari Switzerland. Saya berharap mereka menyukainya.

Bentuknya kok kayak saos french fries
 
Kalau ke Ikio Coffee, entah kenapa saya selalu memesan Vietnam Drip. Tak tertarik pesan yang lain karena sudah terlanjur sayang.

Sunday, October 4, 2020

0 Wisata Hutan Pinus - Nongko Ijo Kare Madiun

"Sometimes, you need to step outside, get some air, and remind yourself of who you are and who you want to be".
Rasanya sudah lama sekali tidak jalan-jalan ke luar untuk refreshing. Saya ingat terakhir kali bisa jalan-jalan yaitu saat mengantarkan anak ke-2 saya yaitu dek Agha dalam acara wisata PAUD ke Agrowisata Amanah, Karangpandan, Karang Anyar. Kalau tidak salah ingat, waktu itu sekitar akhir bulan Februari 2020 dimana virus Corona belum menyerang negeri ini. Dengan adanya virus ini, tentu tempat paling aman adalah tetap berada di dalam rumah dan mengurangi aktivitas di luar. 

Setelah sekian lama kegiatan hanya berkutat di dalam rumah atau di kantor, ingin rasanya bisa sedikit menghirup udara segar di lokasi-lokasi yang tak biasa.

Setelah berdiskusi dengan istri, diputuskan lah sebuah rencana untuk pergi ke daerah wisata alam terbuka. Mengapa alam terbuka? Ya, tentu karena alasan keamanan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Istri kemudian merinci usulannya untuk pergi wisata ke hutan pinus - Nongko Ijo, Kare, Kabupaten Madiun. Saya sih langsung setuju saja, karena selain tak punya ide, saya juga belum pernah pergi kesana. Hanya si kakak Hanan saja yang pernah berkunjung di lokasi itu bersama dengan teman-teman sekolahnya dalam rangka outbond beberapa waktu yang lalu.

Wisata Hutan Pinus - Nongko Ijo, Kare. Madiun

Lokasi

Wisata hutan pinus Nongko-Ijo terletak di Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Dari pusat kota Madiun, dapat ditempuh hanya sekitar 40 menit saja dengan perjalanan menggunakan sepeda motor atau mobil. 

Lokasi Wisata Hutan Pinus Nongko Ijo

Tiket Masuk

Tiket masuk ke lokasi wisata ini tergolong sangat murah yakni sebesar 5000,- per orang. Biaya parkir sepeda motor juga standard yaitu 2000,-.  

Nah, yang menarik disini adalah kita akan mendapatkan satu buah voucher Wifi seharga 2500,-. Perlu diketahui bahwa lokasi daerah wisata ini termasuk area yang susah sekali mendapatkan sinyal. Bahkan sinyal Telk*msel yang katanya memiliki sinyal paling kuat, juga ambyar di daerah ini. Maka dari itu, pihak pengelola memberikan layanan akses internet dengan Wifi kepada para pengunjung dengan durasi selama 4 jam untuk setiap voucher nya. 

Voucher akses internet wifi di Nongko Ijo

Untuk dapat mengakses internet menggunakan voucher ini, caranya dengan mengaktifkan WIFI pada ponsel kita dan dihubungkan dengan ID ‘Wifi Nongko ijo’. Setelah muncul tampilan seperti pada gambar di bawah ini, masukkan kode voucher sesuai dengan kode yang anda dapatkan dari petugas tiket tadi. 

Akses internet Wifi di Nongko Ijo

Setelah memasukkan kode voucher, Wifi akan terhubung dan kita dapat memakai internet di area wisata ini. 

Memasuki Area Wisata

Saya dan istri termasuk tipikal orang yang tidak terlalu suka keramaian. Setiap berkunjung ke daerah wisata, kami pasti akan memilih berangkat di waktu pagi sekali saat lokasi wisata masih sepi. Dengan jumlah pengunjung yang masih dapat dihitung dengan jari, udara tentu masih sangat sejuk sehingga membuat kami sangat menikmati suasananya.

Seperti pagi ini kami berangkat ke Nongko Ijo ketika mentari belum sempurna menampakkan sinarnya. Kami baru pertama kali berkunjung ke wisata ini. Awalnya ketika mencari lokasi cukup membingungkan karena sedikitnya petunjuk yang ada. Namun berbekal Google Maps, akhirnya kami berhasil menemukan lokasinya. Bisa dibilang lokasinya cukup tersembunyi. Jika kalian baru pertama kali ke Nongko Ijo, saya sarankan untuk naik sepeda motor saja. Karena jika nanti kalaupun salah jalan, akan lebih mudah untuk putar baliknya. Dari jalan raya menuju ke lokasi jalannya lumayan sempit dan tidak bisa digunakan mobil untuk bersimpangan.

Jalanan menurun menuju lokasi
 
Jarak dari lokasi parkir sepeda motor dengan area wisata sekitar 50 meter. Selesai memarkir sepeda motor, kami berjalan ke petugas untuk membeli tiket masuk. Disitu kami mendapat 3 buah jenis tiket/karcis yaitu tiket masuk, karcis parkir, dan voucher Wifi. Setelah mendapatkan tiket, kami berjalan menyusuri jalanan aspal menurun menuju ke lokasi. Kalau dilihat dari parkiran, lokasi wisata masih belum terlihat.  

Sampai di lokasi Nongko Ijo

Sesampainya di area wisata, kami benar-benar dibuat terkagum-kagum. Deretan pohon pinus terlihat berjejer rapi. Ujung daunnya melambai-lambai seakan-akan sedang menyambut kedatangan kami. Selamat datang di area Wisata Hutan Pinus, Nongko Ijo.   

Sejenak nampang dahulu

Pemandangan Alam Hutan Pinus

Wisata Nongko Ijo menyajikan pemandangan hutan pinus yang istimewa. Terdapat banyak spot-spot kekinian yang fotogenic. Udaranya yang sangat segar benar-benar membuat pikiran menjadi lebih enjoy dan rilek. Selain itu, lokasi ini juga sangat cocok digunakan untuk foto-foto acara prewedding, dan juga untuk kegiatan outbound.


View pohon pinus berjejer rapi
 
Bagi teman-teman yang membawa anak-anak, disediakan beberapa ayunan yang bisa dipakai untuk bermain. Selain itu, anak-anak juga dapat berlari-larian dengan bebas karena lokasinya yang cukup luas dan teduh. Namun tetap harus berhati-hati, karena tanahnya yang tidak terlalu rata. Kalau tidak berhati-hati, nanti bisa terjatuh. 
 
View yang jarang sekali saya lihat

Ini yang saya paling suka dari lokasi ini. Ketika saya memandang ke arah atas, disitu saya menemukan pemandangan yang luar biasa. Pohon-pohon pinus itu seakan-akan menjulang menuju ke satu titik, menutupi sebagian besar langit membiru. Indah sekali.  

Gubug dan Warung

Kita juga bisa menikmati keindahan hutan pinus sambil bersantai di gubuk-gubuk yang telah disediakan oleh para pemilik warung. Silahkan memesan aneka ragam makanan seperti nasi pecel, nasi penyet, mie rebus atau yang lainnya untuk disantap dengan santai di gubug-gubug yang sudah disediakan. Atau kalian juga bisa memesan minuman saja seperti kopi atau teh, sedangkan makanannya dapat dibawa dari rumah. 

Jika lapar, bisa menikmati makanan di gubug ini

Jika ingin berkunjung bersama dengan anggota keluarga dalam jumlah banyak, kita juga bisa memanfaatkan area yang luas di lokasi ini dengan nge-grill atau barbeque. Tentu akan sangat menyenangkan menikmati pemandangan hutan pinus bersama dengan anggota keluarga sambil menyantap daging barbeque.
 
Dari gubug, bisa memandangi indahnya wisata pohon pinus
 

Rumah Pohon

Karena lokasinya yang berada di pinggir lembah, maka pihak pengelola juga menyediakan spot rumah pohon untuk memberikan pengalaman berbeda bagi para pengunjung utamanya anak-anak muda dalam menikmati keindahan alam. 

Lembah, menjadi view paling menarik dari rumah pohon

Namun sayang sekali, jumlah spot rumah pohon ini rupanya tidak terlalu banyak. Mungkin hanya 1 atau 2 saja. Waktu itu saya tidak sempat mencobanya karena sudah ada orang lain yang memakai duluan. Dan saya juga tak mau menunggu sampai mereka turun dari rumah pohon itu.  

Kakak dan adek di pinggir lembah

Tak sadar mentari bergerak kian meninggi. Jumlah pengunjung semakin lama semakin banyak saja. Yah, seperti yang saya jelaskan di paragraf-paragraf awal tadi, kami tidak telalu suka keramaian. Setelah puas menikmati suasana, kami pun memutuskan untuk pulang. 

Sekelebat saya sapu pandangan ke area wisata ini. Ah, indah sekali. Saya jadi paham mengapa kita harus banyak-banyak bersyukur. Allah itu Maha Indah dan menyukai keindahan. Namun seringkali manusia itu yang sering lalai dan abai.

"Keindahan hanya akan menjadi nyata, saat kita berbagi dengan alam". 

-seseorang


Sunday, September 6, 2020

0 Rekomendasi Anime 2020 : The God of High School

Bangkitnya Industri Komik Korea

Jadi ceritanya beberapa waktu yang lalu saya membuka beberapa situs anime yang biasa saya kunjungi untuk sekedar melihat perkembangan anime akhir-akhir ini. Bisa dibilang, di tahun 2020 ini saya belum menemukan anime baru yang benar-benar meledak dan bisa menarik perhatian saya. Padahal, di tahun 2019 kemarin ada beberapa anime pilihan yang benar-benar fenomenal dan menyedot antusiasme dari para penggemar anime tanah air. Sebut saja Captain Tsubasa, Kimetsu no Yaiba, Bokuno Hero Academia dan Dr. Stone. Ketiganya sudah pernah saya bahas di blog ini : Daftar Anime Terbaik 2019.

Dari situs-situs anime yang terkenal seperti samehadakunettv.com atau anime-indo.best, secara tak sengaja saya mendapati satu anime baru yang sekilas kelihatannya bagus. Namanya adalah ‘The God of High School’. Karena penasaran, akhirnya saya membaca sedikit review singkatnya. Hemm. Insting saya mengatakan ini akan menjadi salah satu anime terbaik di tahun ini. Tak harus menunggu apa-apa lagi, saya pun bergegas mengunduh episode 1 nya. Dan setelah menontonnya, wooow! ceritanya benar-benar seru. Baru menonton episode awal, namun kesan luar biasa langsung terasa.  
Jin Mori, karakter utama The God of High School

Satu hal yang menarik adalah anime ini ternyata merupakan adaptasi dari komik asal Korea Selatan atau biasa disebut dengan Manhwa. Padahal selama ini saya tahunya komik berkualitas itu ya yang berasal dari Jepang, kita biasa menyebutnya dengan Manga. 
Saya pun jadi berpikir, sejak kapan ya Korea Selatan memiliki kualitas komik setinggi ini? Atau saya malah berpikir, sejak kapan Korea mempunyai komik? Komik Korea kini bisa bersaing dengan manga-manga terbaik seperti Naruto, One Piece, Bleach, Kimetsu no Yaiba dan lain-lainnya. 
Pada titik ini, manhwa The God of High School benar-benar telah mengubah mindset saya tentang komik selama ini. Korea Selatan akhirnya membuktikan bahwa negeri mereka pun memiliki kualitas cerita komik yang sangatlah baik. Padahal kita masih belum membahas komik 'Solo Leveling' yang saat ini juga sedang fenomenal. 
Dengan kualitas Manhwa Korea yang seperti ini, sepertinya Jepang harus benar-benar lebih waspada. Jika selama ini mereka selalu mendominasi pasar komik dunia, kini mereka harus terus berbenah diri. Jika lengah sedikit, maka popularitas Manga lambat laun akan tersaingi oleh Manhwa dari Korea.

Rekomendasi Anime : The God of High School

Adaptasi dari Webtoon 

Anime The God of High school atau GOH merupakan adaptasi dari Manhwa Korea yang dirilis secara resmi di kanal Webtoon. Statusnya saat ini pun masih on-going alias masih belum tamat. Komik ini pertama kali dirilis pada tahun 2016, dan kini pada tahun tahun 2020, anime hasil dari adaptasi komiknya pun diproduksi.
Jin Mori dan teman-temannya

Tokoh utama dari anime ini adalah Jin Mori, seorang anak SMA yang kuat dan suka bertarung. Dia menguasai beladiri Re-Taekwondo yang diajarkan oleh kakeknya. Karena hobinya yang suka berkelahi dan juga kekuatannya, Mori ditawari mengikuti ajang beladiri tingkat SMA untuk memilih murid SMA terkuat di seluruh Korea Selatan. Ajang beladiri tersebut namanya The God of High School. Pemenangnya akan mendapatkan hadiah yang unik dan istimewa, "segala apa pun yang diinginkannya akan dikabulkan". Apakah itu harta, pangkat, kebahagiaan, kehormatan? apapun itu. Menarik kan?

Komik Kualitas Gambar Berwarna

Satu hal menarik dan patut untuk digaris bawahi adalah bagaimana kualitas gambar berwarna pada setiap chapter yang dirilis. Tentu hal ini menjadi catatan menarik, karena selama ini semua Komik terkenal rata-rata masih dengan kualitas warna hitam-putih. 
Jika komik dirilis dengan kualitas gambar berwarna, tentu hal ini akan memudahkan pembaca dalam menikmati komik. Jujur dulu saya tidak terlalu suka komik, namun dengan revolusi Webtoon saat ini, jadinya saya mulai tertarik untuk baca komik.

Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana sebuah komik dengan kualitas gambar berwarna mampu terbit setiap pekan? 
Komikus terkenal dari Jepang bernama Eiichiro Oda (pengarang One Piece) mengaku hanya tidur 3-4 jam sehari saja untuk kejar tayang komik One Piece yang rilis setiap pekannya. Itupun masih dengan kualitas gambar hitam putih. Istimewanya, komik GOH dari Korea ini mampu rilis tiap pekan dengan kualitas gambar berwarna. Keren kan?  

Turnamen The God of High School

Bercerita tentang Jin Mori, sang tokoh utama dalam mengikuti turnamen The God of High School (GOH). Turnamen ini diadakan oleh Park Mujin (salah satu dari 6 orang terkuat di Korea Selatan yang disebut sebagai ‘si Enam’). Tujuan dari turnamen ini adalah untuk menemukan ‘si kunci’ dan menggunakannya untuk menyelamatkan dunia dari kehancuran. Nah apa itu istilah ‘si kunci’ dan bagaimana ceritanya kok dunia akan dihancurkan? Saya tidak akan melakukan spoiler disini. Jadi ya, lebih baik kita ikuti saja anime ya ini biar lebih seru. 
Dari turnamen ini, Jin Mori bertemu dengan dua orang kontestan lain yang akhirnya menjadi sahabat-sahabatnya yaitu Han Daewi dan Yuu Mira. Han Daewi adalah seorang ahli ilmu beladiri karate, sedangkan Yuu Mira ahli dalam hal seni berpedang. Ketiganyakemudian berpetualang bersama dalam mengalahkan musuh-musuhnya.

Seri Anime tidak 100% sama dengan Komik (Manhwa)

Buat kalian yang hanya menonton versi anime saja, saya sarankan untuk tetap mengikuti laman komik resminya di Webtoon. Mengapa? Karena setelah melihat beberapa episode awal dari anime GOH ini, saya mendapatkan beberapa scene cerita versi anime yang berbeda dengan cerita asli di komiknya. 
Saya ambil contoh kecil saja. Di komik dijelaskan secara detail bagaimana masing-masing calon peserta didatangi oleh para komisioner (panitia turnamen) dan ditawari untuk mengikuti turnamen GOH . Namun penggalan cerita ini malah di-skip di versi anime-nya. Tiba-tiba saja Jin Mori dan kawan-kawannya sudah ikut di turnamen GOH. Padahal masing-masing peserta memiliki motivasi tersendiri dalam turnamen GOH dan motivasi ini cukup penting untuk memahami keseluruhan alur cerita GOH.  
Dan penggalan scene lain yang membuat saya agak sedikit bingung adalah saat adegan Jin Mori menyerang Gang Manseok yang terlalu kejam dan kemudian dihentikan oleh 4 komisioner. Jin Mori dihentikan oleh komisioner karena dianggap mengganggu jalannya pertandingan. Saat itu memang Jin Mori belum gilirannya untuk bertarung. Beberapa saat setelah dihentikan oleh komisioner, tiba-tiba Jin Mori menunjuk ke salah satu komisioner yang berambut kuning dan ingin bertarung dengannya. Karena tidak membaca komiknya, di scene ini saya pun dibuat bingung. Sejak kapan Jin Mori kenal atau pernah bertemu dengan komisioner berambut kuning dan mengajaknya bertarung?
Kebingungan ini terjawab setelah saya membaca komiknya. Orang yang menawari Jin Mori untuk ikut dalam turnamen GOH adalah komisioner berambut kuning (Judge R) itu. Di suatu waktu, Jin Mori didatangi oleh Komisioner berambut kuning dan tanpa basa-basi ditawari itu ikut ajang GOH. Namun, Jin Mori sama sekali tidak tertarik. Ia hanya suka bertarung saja. Melihat gelagat Jin Mori yang seperti itu, Judge R kemudian menantang Jin Mori untuk bertarung. Jika Jin Mori kalah, maka ia harus ikut turnamen. Jin Mori tersenyum, merasa tertantang ia menyetujuinya. Dalam pertarungan tersebut, Jin Morikalah dengan mudah.

Seri Anime GOH Rilis Resmi di Youtube Webtoon Indonesia

Kabar baik bagi pecinta anime tanah air, bahwa anime GOH dapat ditonton di youtube resmi LINE Webtoon Indonesia. Jadi kita tidak perlu repot-repot untuk mendownload dari situs anime yang penuh dengan iklan yang tidak perlu. 
Dan yang lebih penting dari itu adalah kualitas hasil translate dari LINE Webtoon Indonesia jelas lebih baik dibandingkan dengan hasil translate yang tidak resmi. Saya sendiri merasakan bahwa cerita menjadi lebih mengalir, mudah dipahami dan tidak menimbulkan kebingungan. 
GOH di Youtube Resmi Webtoon Indonesia

Total Pengunjung

 

Inspirasi Coffee Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates