Selamat datang di gubug Inspirasi Coffee. Blog ini dikelola oleh penulis sejak September 2008. Sampai sekarang, semangat untuk menulis masih meletup-letup dan terasa kian meletup menarikan pena melukiskan prasasti demi prasasti kehidupan. Hak cipta dilindungi oleh Allah Azza wa Jalla.
Selamat Membaca ^_^

Tuesday, October 9, 2018

0 Passion

Beberapa waktu yang lalu saya tidak sengaja menonton salah satu program acara di televisi yang dipandu oleh host Alvin Adam. Kalau saya tidak keliru, nama acaranya adalah "Alvin and Friends". Ketika itu Alvin menghadirkan seorang bintang tamu yang sudah tidak asing lagi di telinga kita yaitu Daniel Mananta. Seperti yang kita tahu bahwa sang bintang tamu dikenal sebagai seorang host yang cukup berbakat di Indonesia. Selain menjadi VJ MTV, Daniel juga dikenal sebagai pembawa acara musik pop terbesar di tanah air yaitu Indonesian Idol di RCTI. Dari perbincangan santai antara Alvin dan Daniel, ada satu inspirasi yang bisa kita ambil dan akan saya share pada tulisan kali ini.

passion is energy

Alvin mencoba menggali lebih dalam seputar kisah perjalanan hidup dari seorang Daniel Mananta, bagaimana dia bisa menggapai puncak karirnya sebagai seorang host terkenal di Indonesia. Sambil menikmati makanan yang terhidang di meja, dengan santai Daniel menceritakan kisahnya yang menarik bagaimana ia bisa menjadi seorang VJ MTV dan pada akhirnya menjadi salah satu host termahal di Indonesia.


Anak Pemilik Kios Toko di Mangga Dua yang Suka Memberikan Presentasi

Daniel memulai kisahnya sebagai seorang anak dari pemilik kios di Mangga Dua. Ia memiliki seorang paman yang cukup dekat dan sangat dikaguminya. Saking kagumnya, Daniel terpengaruh dan mencoba mengikuti bisnis MLM yang digeluti oleh pamannya. Yang menarik adalah Daniel memiliki kegemaran memberikan presentasi. Melakukan presentasi dan menjelaskan sesuatu hal kepada orang lain adalah hobi dan sekaligus passion yang ia miliki. Dia melakukan itu hampir setiap hari dan dijalaninya selama bertahun-tahun. Meskipun seringkali hasilnya tidak sepadan dengan jumlah presentasi yang ia lakukan. Ternyata tak banyak orang yang tertarik dan mau bergabung dengan bisnis MLM yang ia geluti. Jauh sekali perbandingan antara jumlah presentasi yang ia lakukan dengan jumlah orang yang ikut bergabung. Namun, Daniel ternyata tidak terlalu mempermasalahkannya. Ia memberikan presentasi dengan senang hati, karena itu sudah menjadi hobi dan passion-nya. Masalah hasil, itu perkara lain dan tidak ia terlalu pikirkan. Ia lebih fokus pada hobinya, yakni berbicara dan presentasi.

Passion Daniel Mananta


Pemenang Audisi VJ MTV

Setelah dirasa gagal untuk mengembangkan bisnis MLM bersama pamannya, Daniel mencoba peruntungannya dengan mengikuti ajang audisi VJ MTV. Di era tahun 90-an, acara MTV memang sangat nge-top. Dan siapa yang menyangka bahwa akhirnya Daniel lolos dan akhirnya berhasil menjadi seorang VJ MTV. Menurutnya, apa yang membuatnya berhasil menyingkirkan para pesaingnya dalam audisi tersebut adalah karena passion yang ia miliki. Passion untuk bicara, memberikan presentasi dan meyakinkan orang lain membuatnya bisa meyakinkan juri untuk memilihnya menjadi seorang VJ MTV. Bisa saja hobi dan passion yang kita geluti saat ini serasa tidak berguna, namun di masa mendatang bisa jadi hobi kita itu bisa menjadi sebuah senjata pamungkas.

Inspirasi yang Bisa Diambil

Dari kisah Daniel Mananta di atas bisa diambil sebuah inspirasi bahwa apapun tugas kita hari ini, selama itu sudah menjadi passion kita, mungkin hari ini serasa tak berguna, namun suatu saat akan menjadi modal yang begitu berharga dalam hidup kita. Temukan passion-mu dan jalanilah dengan bahagia dan penuh semangat. Sekian, semoga bermanfaat.



Saturday, August 18, 2018

0 Cerita Benjolan Kecil di Belakang Telinga Kakak : Part 2

Cerita sebelumnya ada disini : Cerita Part 1
"Jangan terlalu mengkhawatirkan sesuatu yang belum terjadi. Fokuslah dengan apa yang akan kita kerjakan saat ini. Selalu berprasangka baik kepada Allah. Karena Allah yang paling tahu yang terbaik bagi hamba-Nya".
Subuh hari aku terbangun, dengan kesadaran yang masih setengah mencoba mengingat-ingat ini hari apa, sedetik kemudian segera sadar bahwa ada hal penting yang harus aku lakukan. Pagi ini kakak akan diperiksakan ke dokter spesialis anak. Aku juga sudah membuat izin untuk datang terlambat ke kantor hari ini. Jadi pagi ini, sekitar 3 jam-an aku bisa fokus untuk memeriksakan kakak ke dokter. Dalam hati selalu teriring doa semoga hasil hari ini lancar, tidak ada sesuatu hal buruk terjadi.

cerita benjolan kecil di belakang telinga kakak

Dengan sekuat tenaga aku mengumpulkan kesadaran, berusaha bangun dari tempat tidur yang nyaman itu, kemudian beranjak ke tempat tidur kakak. Sejenak aku memandanginya yang masih terlihat tertidur pulas. Aku mendekat, memperbaiki rambutnya yang sebagian menutupi wajahnya. Aku tak berani memeriksa benjolan kecil di belakang telinganya. Ah, pastinya masih ada, tidak mungkin itu hilang begitu saja. Biar nanti saja diperiksa oleh dokter. Aku bergegas ke kamar mandi, melewati dapur, sejenak melihat bunda, seperti biasa sudah terlihat sibuk dengan aktivitasnya di dapur.

Kesibukan pagi itu sama seperti kesibukan pagi di hari-hari sebelumnya. Kakak tetap ceria seperti biasa. Namun dibalik keceriaannya, kami menyimpan kecemasan yang tidak sedikit. Beberapa kali dengan riang, ia bercerita tentang hal-hal yang ia alami di sekolah kemarin. Aku selalu senang dengan cara kakak bercerita. Sekitar jam 6.30 kami sudah siap untuk berangkat ke Madiun. Kali ini kami memilih Dokter Medi, seorang dokter spesialis anak yang beralamat praktek di Jalan Tamrin Madiun. Kami sudah sering ke dokter Medi. Sebelum ini ketika si adek sakit, kami juga memeriksakannya ke Dokter Medi. Awalnya kami mendapat rekomendasi dari seorang sahabat, dan sepertinya kami sudah cocok dengannya. Resep yang dibuatnya selalu cocok dengan anak-anak kami.

Pagi itu jalanan dari rumah ke Madiun cukup padat. Beberapa kendaraan melaju dengan sangat cepat, biasanya mereka adalah anak sekolah yang harus mengejar jam masuk sekolah pukul 7. Aku mengendarai sepeda motor dengan kecepatan sedang. Sampai di alun-alun Madiun, kami mengambil arah ke kanan menuju arah stadion Wilis. Sampai di ujung perempatan belok kiri ke jalan Tamrin. Lokasi praktek Dokter Medi berada di sebelah barat jalan.

Kami tiba di lokasi praktek Dokter Medi sekitar pukul 07.00 WIB. Sudah ada beberapa antrian, meski tidak banyak. Bunda langsung masuk ke dalam untuk mengambil antrian. Setelah mendapat nomor antrian, kami menunggu di teras. Beberapa anak dan orang tuanya juga terlihat menunggu giliran untuk dipanggil ke ruang dokter. Sekitar 30 menit menunggu, akhirnya nama anak Hanan dipanggil juga. Awalnya kakak merasa sedikit takut untuk masuk ke dalam, namun kami meyakinkan bawah dokter hanya akan melihat dan memeriksa saja, tidak akan disuntik. Dengan sedikit usaha, akhirnya kakak terbujuk juga dengan rayuan kami, kakak mau diajak ke ruangan dokter.

Suasana nyaman langsung terasa ketika kami mulai memasuki ruangan Dokter Medi. Ruangan benar-benar didesign dengan pernak-pernik yang disukai anak-anak. Di dinding banyak terdapat lukisan-lukisan kartun yang menarik perhatian. Tempat berbaring untuk pemeriksaan juga dibuat dengan balutan pernik-pernik khas anak-anak. Dalam kondisi normal, harusnya kakak akan sangat menyukai ruangan ini.

Mengetahui kami datang, Dokter Medi langsung menyambut dengan hangat. Kami menceritakan kondisi yang dialami kakak. Kami juga menyampaikan benjolan yang ada di belakang telinga kakak. Dokter Medi pun mulai memeriksa dan kesimpulan beliau benjolan seperti itu insyaAllah tidak apa-apa. Dokter Medi kemudian memberikan resep dan mengatakan bahwa benjolan itu sementara dibiarkan saja dahulu. Ditunggu sampai satu bulan lagi, jika tidak kempes juga maka harus diperiksa lagi dan kemungkinan besar bisa berujung dilakukan tindakan operasi. Hal yang harus dicatat dan diperhatikan adalah dalam rentang sebulan ini, kondisi kakak harus sehat dan fit, tidak boleh sakit. Maka sebagai orang tua, kami harus menjaga sepenuh daya upaya agar kakak tidak sakit.

Mendengar penjelasan dokter, hatiku sedikit banyak terasa lega. Kecemasan yang tadi sempat mengelayuti hati terasa lebih ringan. Terima kasih ya Allah.

*Dan alhamdulillah saat tulisan ini aku buat, benjolan di belakang telinga kakak sudah kempes.

~end~




Friday, August 3, 2018

0 Cerita Benjolan Kecil di Belakang Telinga Kakak

Sore itu langit begitu indah. Gumpalan awan terlihat cantik tersinari mentari jingga yang tengah bersiap tenggelam di ufuk barat. Aku sedang berjalan dari kantor di area depan menuju kantor baru di area workshop. Hari itu aku harus pindah di kantor baru. Dikarenakan tuntutan percepatan penyelesaian project prototype, aku harus berkantor di area workshop dalam beberapa bulan ke depan. Perlengkapan-perlengkapan seperti komputer, mouse dan monitor sudah dipindah beberapa jam sebelumnya. Sambil berjalan santai menuju workshop, sore itu aku terlibat perbincangan kecil membahas project yang sedang berjalan dengan seorang rekan (sebut saja mas Anang).

Di tengah obrolan hangat sore itu, tiba-tiba hapeku bergetar tanda ada pesan WA yang masuk. Tampak di layar hape tertulis 'bunda sayang', pikirku biasanya dia ingin titip dibelikan nasi goreng atau nasi jotos untuk makan malam yang di rumah. Beberapa detik kemudian, otakku seperti korslet. Aku tak bisa berpikir jernih untuk menimpali obrolan mas Anang saat itu. Dalam kondisi normal, biasanya aku masih bisa terlibat obrolan santai meskipun sambil membaca WA. Tapi kali ini aku benar-benar tak bisa melakukan multi task. Pikiranku terlalu fokus dengan apa yang aku baca di layar hape. Tak terlalu memperhatikan apa yang sedang mas Anang sampaikan, aku langsung meminta maaf dan berkata "Mas, sorry. Aku harus pulang sekarang. Anakku sedang sakit".

"Di belakang telinga kakak sebelah kiri kok ada benjolan ya? Tak pegang keras. Katanya tidak sakit kalau dipegang".

Begitulah isi pesan WA dari bunda. Pikiranku langsung kemana-mana. Konsentrasiku mulai menghilang. Rasa panik mulai menyergap. Ya Allah, semoga kakak tidak kenapa-napa. Aku mempercepat langkah. Senja yang indah dengan awan yang menari-nari di kanvas langit menjadi tidak penting kala itu. Tujuanku hanya satu, segera sampai rumah.

Jarak antara kantor dengan rumah sebenarnya tidak terlalu jauh. Kira-kira 20 menit perjalanan menggunakan motor dengan kecepatan sedang. Perjalanan yang seharusnya sebentar itu menjadi benar-benar lama. Motor seperti berjalan lambat sekali.

Dua puluh menit berlalu dengan lama. Roda motorku memasuki halaman rumah. Tak sabar ingin ku bertemu dengan kakak. Dari sela-sela daun pintu, kulihat kakak sedang melihat televisi. Dalam kondisi normal, biasanya kakak langsung berlari menuju ke arahku untuk menyambut kehadiranku. Tapi kali ini hal itu tidak terjadi. Dia menghindar, sambil menuju bunda yang sedang berada di ruang dapur, memberitahu kalau abinya sudah pulang.

"Bun, abi bun...", suara kakak terdengar lirih dari tempat aku melepas sepatu di ruang tamu.

Dadaku berdesir halus. Rasa sedih kian meresap ke dalam hati. Perlahan namun pasti, rasa itu terus menerus bertambah, siap meledak kapan saja. Aku mencoba mendekati kakak, namun dia langsung menghindar dan menangis. Dia sepertinya tahu kalau abinya akan memeriksa benjolan di belakang telinganya. Aku langsung paham, kucoba membiarkannya sejenak. Mungkin ini bukan waktu yang tepat. Aku menuju ke kamar, menaruh tas dan jaket ke tampat biasanya. Kubaringkan badanku yang rasanya begitu lelah.

Waktu maghrib hampir tiba, pikiranku masih kemana-mana. Takut kalau terjadi apa-apa dengan kakak. Mataku tiba-tiba menjadi panas. Air mataku mulai menetes, memikirkan yang nggak-nggak dengan kakak. Dia masih kecil, umurnya baru 5 tahun, sedang asyik-asyiknya dengan dunianya bermain. Ah, sekali lagi aku harus berpikiran positif, berprasangka baik kepada Allah. Benjolan seperti itu sebenarnya aku sendiri pernah mengalaminya. Namanya gejala pembengkakan getah bening. Tanda bahwa tubuh sedang mengaktifkan sistem imun merespon adanya serangan bakteri atau virus di dalam tubuh. Penanganannya harus cepat, karena kalau terlambat bisa-bisa harus dioperasi. Dulu, aku butuh satu minggu untuk bisa sembuh. Solusi terbaik adalah segera membawanya ke dokter spesialis anak. Besok pagi kakak harus segera diperiksakan ke dokter, aku mengirim WA ke atasanku, besok izin datang terlambat.

Bunda masuk ke dalam kamar, mengamati sebentar dan segera sadar bahwa mataku mulai berkaca-kaca. Dia mendekatiku dan menghapus air mata yang mengalir di pipi, sambil mengatakan 'Kakak tidak apa-apa Bi, besok kita periksakan ke dokter'. "Iya", jawabku singkat. Aku berusaha kuat dan tenang.

Adanya benjolan di tubuh bukan sesuatu yang biasa, namun juga bukan perkara yang harus membuat kita panik dan tak bisa berpikir. Segera periksakan ke dokter spesialis anak. Karena dokter yang tahu dengan latar belakang kemampuan medisnya. Jangan pernah menunda untuk membawa ke dokter. Berdoa kepada Allah, semoga memberikan yang terbaik.

Bersambung ...




Sunday, July 22, 2018

2 Hal-hal yang Harus Dipersiapkan Ketika Berangkat Umroh

Di tulisan saya yang terdahulu, saya pernah menulis cerita tentang pengalaman menarik saya ketika berangkat ke tanah suci untuk menjalankan ibadah Umroh bersama dengan beberapa kawan kantor. Tulisan mengenai perjalanan Umroh ini saya tulis ke dalam beberapa part atau bagian, dimulai dari bagian-1 hingga sampai ke bagian-7. Di tulisan bagian pertama saya pernah memberikan pernyataan bahwa saya akan menulis topik tentang hal-hal yang harus dipersiapkan ketika berangkat Umroh pada tulisan terpisah. Dan sesuai dengan janji saya itu, kali ini saya akan membahasnya pada tulisan ini.

Hal hal yang harus dipersiapkan ketika berangkat Umroh

Bersyukurlah kepada Allah jika kita memiliki kesempatan yang sangat-sangat berharga untuk bisa menjalankan ibadah Umroh. Karena perlu diketahui bahwa tidak semua orang memiliki kesempatan yang baik seperti itu. Banyak orang yang diberi karunia uang yang melimpah, namun hartanya tersebut lebih banyak ia hambur-hamburkan untuk hal-hal yang tidak penting bahkan ke hal-hal yang mudhorot. Banyak orang lebih tertarik untuk menghabiskan uangnya berfoya-foya, dan pada akhirnya tidak terbesit hati sedikitpun untuk memenuhi panggilan suci. Maka ketika kita diberikan kesempatan untuk bisa berangkat Umroh, maka sudah selayaknya kita harus bersyukur dan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya agar ibadah mulia ini dimudahkan dan mendapatkan keberkahan oleh Allah.

Berikut ini adalah hal-hal yang harus dipersiapkan dan diketahui ketika kita memutuskan untuk berangkat Umroh :

Memperbaiki dan Meluruskan Niat

Hal ini sangat penting dan mendasar bagi semua orang yang akan berangkat Umroh. Jangan sampai keberangkatan kita untuk menunaikan ibadah Umroh hanya dilandasi oleh kepentingan duniawi semata. Mari niatkan untuk mendapatkan ridho dan pahala dari Allah.

Mengurus Passport

Ini sudah pasti harus dilakukan karena untuk bisa pergi ke negara Arab Saudi, kita harus memiliki passport sebagai kartu identitas yang diakui oleh dunia internasional. Kartu ini sangat penting, dalam keadaan apapun jangan sampai passpord ini hilang. Saking pentingnya bahkan bisa dibilang 'passport adalah nyawa kedua' ketika kita berada di luar negeri.

Pemberian Suntik Meningitis

Suntikan meningitis biasanya diwajibkan bagi para calon jamaah yang akan berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah Umroh ataupun Haji. Sebenarnya apa saja manfaatnya pemberian vaksin meningitis ini? Diantara manfaatnya adalah agar terhindar dari virus meningitis yang disebabkan oleh bakteri. Selain itu vaksin ini juga mampu meningkatkan kekebalan tubuh bagi anda selama menunaikan ibadah Umroh. Vaksin ini sangat dianjurkan bagi orang Indonesia karena kebanyakan dari kita tak memiliki kekebalan terhadap virus meningitis.

Manasik Umroh

Program manasik Umroh sangat penting, sebisa mungkin harus hadir dalam acara tersebut agar kita mengetahui seluk beluk ibadah Umroh. Selain itu, program manasik umroh jika berisi tausiyah dan motivasi yang bermanfaat bagi calon jamaah yang melaksanakan ibadah Umroh. Jadi sangat sampai melewatkan program yang satu ini.

persiapan ketika berangkat Umroh

Paket Data untuk WA, dan SMS

Tetap berkomunikasi dengan keluarga tercinta di rumah harus tetap anda lakukan ketika berada di tanah suci. Pilihlah paket data yang sesuai dengan kebutuhan anda. Semisal anda melaksanakan ibadah umroh selama 9 hari, maka pilih juga paket yang bisa aktif di tanah suci selama 9 hari.

Perlengkapan Umroh

Perlengkapan ini bisa terdiri dari perlengkapan yang wajib harus dibawa oleh calon jamaah, dan juga perlengkapan pribadi. Mari kita bahas satu per satu perlengkapan apa saja yang harus dibawa oleh calon jamaah Umroh.
  • Pakaian Ihram
  • Pakaian ihram ini masuk dalam kategori perlengkapan yang wajib dibawa. Tidak sah seseorang yang tidak memakai pakaian ihram dalam melaksanakan ritual ibadah Umroh. Sehingga bagi calon jamaah, pakaian ihram ini tidak boleh dilewatkan dan harus senantiasa dijaga. Tapi kalaupun benar-benar lupa untuk dibawa, maka jangan kuatir karena di pasar Madinah atau Mekkah ada yang menjual kain Ihram ini. Tentu dengan harga yang lebih mahal. Jadi lebih baik jika dipersiapkan sejak awal.

  • Pakaian Sholat 5 Waktu
  • Meskipun tujuan kita pergi ke tanah suci untuk menjalankan ibadah Umroh, tentu saja kita tidak boleh lupa untuk mengerjakan sholat wajib 5 waktu. Untuk mendukung aktivitas tersebut, kita juga harus menyiapkan pakaian yang cukup untuk dipakai ketika sholat lima waktu.

  • Pakaian Sehari-hari
  • Siapkan beberapa stel pakaian untuk digunakan sehari-hari (baik yang akan dipakai ketika di luar hotel, maupun ketika berada di dalam hotel). Tentu saka anda yang paling tahu berapa kebutuhan untuk diri anda sendiri.

  • Perlengkapan Mandi
  • Meskipun di tanah suci kita akan menginap di hotel, alangkah lebih baik jika kita juga mempersiapkan perlengkapan mandi seperti sabun, sampo, pasta gigi, sikat gigi dan handuk. Kita tidak akan pernah tahu bagaimana kondisi nanti ketika berada disana. Lebih baik sedia payung sebelum hujan.

  • Sepatu dan Sandal Gunung
  • Hal yang juga sering akan dilakukan ketika melakukan ibadah Umroh adalah mengunjungi tempat-tempat penting dan bersejarah di tanah suci seperti masjid Quba, bukit Uhud, padang Arafah dan tempat-tempat menarik lainnya. Akan lebih nyaman kalau kita sudah mempersiapkan sepatu atau sandal gunung untuk mendukung aktifitas tersebut.

    sandal gunung untuk keperluan Umroh

  • Kacamata Hitam
  • Udara di tanah arab cukup terik, namun tidak lembab. Maka siapkan kacamata hitam untuk aktivitas di luar ruangan.

  • Obat-obat Pribadi
  • Bagi anda yang membutuhkan obat-obat khusus ketika bepergian, maka anda juga harus membawanya ketika menjalankan ibadah umroh. Jangan sampai ketika sudah berada di tanah suci, proses ibadah menjadi tidak maksimal karena sakit. Hal yang sama bagi anda yang merasa sehat-sehat saja, tetap harus mempersiapkan obat-obat ringan seperti sakit kepala, flu ataupun masuk angin.

Tips-tips Ketika Berangkat Umroh

Saya akan memberikan sedikit tips-tips yang bermanfaat ketika anda akan berangkat Umroh. Saya tidak mengkategorikan hal-hal berikut ini karena jikalau pun hal-hal dibawah ini tidak dilakukan, tidak akan menimbulkan masalah berarti. Ini hanya akan membuat anda merasa lebih nyaman dan aman.
  • Berdoa agar Senantiasa Sehat
  • Sehat menjadi faktor utama ketika kita menjalankan ibadah umroh. Jika tubuh kita segar dan sehat, insyaAllah semua aktivitas di tanah suci akan terasa menyenangkan dan khusyuk. Berdoalah kepada Allah agar senantiasa diberikan kesehatan.

  • Pilih biro Umroh yang Sesuai dengan Manhaj kita
  • Kenal lebih detil biro umroh yang akan mengantarkan kita. Ibadah akan lebih khusyuk dan menentramkan jika pembimbing kita berlatar belakang sesuai dengan manhaj kita. Bukan berusaha mengkotak-kotakkan, tetapi masalah kecenderungan ini menjadi hal yang tak bisa dikesampingkan. Anda (semisal dari NU) akan lebih tentram jika pembimbing umroh berlatarbelakang NU. Namun, jika anda orang Muhammadiyah, sebaiknya mencari biro umroh dari kalangan Muhammadiyah, agar lebih nyaman di hati.

  • Persiapkan Segala Sesuatunya Minimal 1 Minggu Sebelumnya
  • Hal ini berguna agar anda bisa lebih siap dalam menghadapi keberangkatan menuju tanah suci. Anda juga lebih fokus kepada kesiapan mental dan spiritual. Ketika kesiapan perlengkapan masih belum sempurna ketika hari H, biasanya itu akan mengganggu mental anda ketika berangkat. Maka lebih baik persiapkan segala sesuatunya jauh-jauh hari sebelum keberangkatan.

Yup demikian pembahasan mengenai persiapan ketika berangkat umroh beserta tips-tipsnya. Semoga bermanfaat.



Total Pengunjung

 

Inspirasi Coffee Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates