Selamat datang di gubug Inspirasi Coffee. Blog ini dikelola oleh penulis sejak September 2008. Sampai sekarang, api semangat untuk menulis masih tetap menyala, menarikan pena melukiskan prasasti-prasasti kehidupan. Hak cipta dilindungi oleh Allah Azza wa Jalla.
Selamat Membaca ^_^

Sunday, January 12, 2020

0 Perjalanan ke Negeri Switzerland

Saya ingat sekali, awal tahun lalu (akhir bulan Januari) saya ditugaskan untuk melakukan perjalanan dinas luar negeri yaitu ke Negeri Sakura. Cerita perjalanan itu sudah saya abadikan dalam tulisan Jalan-jalan ke Jepang di musim dingin. Judulnya aja yang 'jalan-jalan', padahal sebenarnya isinya adalah tugas dinas kantor namun juga sembari jalan-jalan.

Salju di Pegunungan Swiss
Pegunungan di Switzerland

Tahun belum berganti, masih di tahun 2019 saya kembali ditugaskan melakukan perjalanan dinas ke luar negeri pada awal Desember kemarin. Kali ini saya harus pergi ke Switzerland (Swiss), sebuah negara maju yang terletak di Eropa barat berbatasan dengan Jerman (di sebelah utara) dan Perancis (pada bagian selatan). Perjalanan tersebut untuk keperluan training penguasaan sebuah software. Jujur pada dasarnya saya tidak terlalu suka melakukan perjalanan jauh, apalagi harus ke Eropa yang berbeda benua. Namun disisi lain hati saya, ada juga rasa penasaran ingin sekali melihat dan merasakan bagaimana megahnya peradaban Eropa. Ditambah lagi jika kita melihat di berbagai referensi, negara Switzerland terkenal dengan keindahan panorama alamnya. Maka di dalam hati, saya berusaha bersikap dan mengkondisikan diri supaya perjalanan tersebut terasa menyenangkan dan diniatkan untuk jalan-jalan.

Saya tidak sendiri, ada 3 kawan yang akan membersamai dalam perjalanan jauh ini. Mereka adalah Rizqi, Agri dan Nala. Ketiga-tiganya juga belum berpengalaman pergi ke Eropa. Maka inilah cerita perjalanan kami. Cerita perjalanan perdana ke sebuah negeri indah bernama Switzerland.

Keberangkatan

Meskipun bukan pertama kali berangkat ke luar negeri, persiapan selalu saja menguras tenaga dan pikiran. Terlebih jika terpikir bagaimana dengan anak dan istri yang akan saya tinggal selama 2 minggu. Dulu ketika masih tinggal bersama dengan orang tua, anak-anak bisa dikondisikan dengan mudah karena ada banyak yang membantu. Kini ketika berada di rumah sendiri, maka beban itu akhirnya menumpuk ke satu orang saja, yaitu istri saya. Bismillah, saya hanya berdoa semoga dimudahkan dan dilancarkan semuanya.

Pernak-pernik kebutuhan di Swiss juga harus disiapkan. Hal-hal kecil tapi penting dan perlu dipikirkan. Berapa baju yang dibawa, bagaimana dengan jaket tebal & baju penghangat (long john) untuk menghadapi musim dingin, tidak lupa bagaimana dengan makanan dan obat-obatan pribadi. Itu juga belum termasuk dengan Visa, pemesanan hotel dan tiket pesawat. Saya tidak akan menceritakan detil hal-hal tersebut. Anggap semua persiapan tadi sudah selesai dan kini waktunya untuk keberangkatan. Yeayy.

Hari itu Jum'at, 6 Desember 2019 sore hari (selepas ashar), hujan deras sedang mengguyur kota Madiun dan sekitarnya. Posisi saya masih berada di kantor, sedang bersiap untuk pulang ke rumah karena nanti malamnya sudah harus berangkat ke Jakarta. Jadwal pesawat kami ke Swiss yaitu pada hari Minggu 8 Desember 2019 pukul 00.15 WIB (dini hari). Saya mulai gelisah, jam di tangan sudah menunjukkan pukul 16.30 WIB. Jadwal kereta ke Jakarta pukul 19.40. "Ya Allah, semoga hujan ini segera reda", doa saya ketika itu.

Ketika Hujan Bercerita
Saat menuju lokasi parkiran, masih hujan deras

Singkat cerita akhirnya hujan mulai agak reda dan saya nekat pulang ke rumah dalam kondisi masih hujan meski tidak terlalu deras. Istri sudah menunggu di rumah dengan was-was. Dengan agak terburu-buru saya bergegas mandi dan setelah itu bersiap menyantap makanan yang sudah disiapkan. Istri pasti sudah menyiapkan makanan ini dengan sepenuh hati. Makanan terakhir sebelum kita berpisah puluhan ribu kilometer. Saya tidak boleh menyia-nyiakannya.

Beberapa saat kemudian Bapak sama Ibu datang. Memang sebelumnya saya meminta tolong kepada mereka untuk ikut mengantar ke stasiun. Alasannya sederhana, saya akan melakukan perjalanan yang sangat jauh dan saya ingin dilepas oleh mereka hingga saat terakhir meninggalkan Madiun.

Sesampainya di Stasiun Madiun saya segera menurunkan koper dan mencari tempat duduk. Sambil ngobrol, saya tolah-toleh (clingak-clinguk) mencari rekan seperjalanan. Sepertinya saya yang datang paling duluan. Saya mengecek HP, ada beberapa WA masuk, rupanya mas Agri juga sudah datang. Dalam pesan WA-nya, dia izin mencetak tiket dan boarding duluan. Saya mencetak tiket sisanya sambil duduk kembali menanti rekan-rekan yang lain. Masih ada sekitar 15 menit sebelum keberangkatan kereta.

Setelah beberapa menit menunggu, akhirnya semua sudah berkumpul. Dengan membesarkan hati, saya mulai berpamitan dengan keluarga tercinta. Kini saatnya meninggalkan mereka, menuju ke sebuah negeri yang jauh. Dalam hati, 'Doakan saya'.

Perjalanan Jakarta-Swiss

Setelah perjalanan selama 10 jam di kereta kami akhirnya sampai di Jakarta. Hari itu Sabtu 7 Desember 2019. Masih ada waktu seharian sebelum jadwal keberangkatan pesawat kami. Kami memilih menghabiskan waktu seharian di Mess. Melihat-lihat kembali isi koper, apabila masih ada yang belum ada, maka masih ada kesempatan untuk menyiapkannya.

Pesawat yang akan kami naiki adalah Emirates. Itupun setelah melihat beberapa opsi yang ada. Adapun 3 kriteria yang kami gunakan adalah yang track record-nya bagus, paling murah, dan jadwalnya sesuai. Ada pilihan lain yaitu Qatar Airways, namun jadwalnya tidak enak. Ada juga Turkish Airline, namun harganya sudah mahal. Pilihan lainnya ada juga Thai Airways, namun lokasi transitnya adalah Thailand, maka bisa dibayangkan perjalanan panjang dari Thailand langsung ke Switzerland yang memakan waktu 12 jam. Saya tidak terlalu nyaman berada di pesawat selama itu. Akhirnya dengan berbagai pertimbangan, kami mantab memilih Emirates dengan lokasi transit di Dubai, Uni Emirat Arab.

Emirates

Waktu yang dinantipun datang juga. Sekitar pukul 19.00 WIB selepas Isya', kami berangkat dari Mess menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta dengan menggunakan Grab. Untuk penerbangan internasional, usahakan datang di bandara 3 jam sebelum take-off. Mottonya adalah 'lebih baik menunggu agak lama di bandara daripada ketinggalan pesawat'.

Penerbangan pertama Jakarta-Dubai
Ini sedikit kepingan memori saat naik Emirates Jakarta Dubai.

Screen entertainment on-board Emirates

Jakarta-Dubai berjarak 4182 miles yang akan ditempuh dalam waktu sekitar 8 jam. Untung waktunya di malam hari, jadi saya akan menghabiskan waktu di pesawat dengan tidur. he he.

Menu makanan di Emirates, lezaat dan halal

Sesaat setelah take-off dan mencapai ketinggilan 35.000 feet, kru kabin mulai bersiap untuk membagikan makanan. Saya baca di brosur makanan yang dibagikan, menunya sangat menggugah selera. Meski sudah ngantuk, saya usahakan untuk tetap terjaga hingga makanan dibagikan.

Salah satu kenyamanan di pesawat Airline Timur Tengah adalah menu makanannya yang halal. Jadi kita tidak perlu ragu-ragu untuk menyantap makanan apapun di pesawat ini.

To be continued ...




Wednesday, December 25, 2019

0 Taman Safari Indonesia 2 Prigen

"Kalau kamu merasa tahu segalanya, pergilah traveling maka kamu akan menemukan hal baru yang belum kamu tahu".
- anonymous

Beberapa waktu yang lalu saya sekeluarga berkesempatan untuk berkunjung ke Taman Safari Indonesia 2 Prigen, Pasuruan. Sebenarnya ini bukan agenda khusus liburan keluarga sih, hanya sekedar memanfaatkan kesempatan yang ada. Ceritanya, rombongan SD kelas 6 tempat istri saya mengajar akan mengadakan rekreasi tahunan ke Taman Safari Prigen. Nah ternyata, pesanan bus untuk acara rekreasi tersebut masih terdapat beberapa slot seat yang kosong. Akhirnya istri mengajak saya dan anak-anak untuk ikut serta dalam rombongan itu. Pikir saya, wah kebetulan sekali, apalagi saya sendiri belum pernah berkunjung kesana.

Rekreasi ke Taman Safari Indonesia 2 Prigen
Taman Safari Indonesia 2

Awalnya saya berpikir bahwa konsep taman safari ini mirip dengan kebun binatang biasa yang selama ini pernah saya kunjungi. Di kebun binatang, kita biasanya akan diperlihatkan beraneka ragam hewan langka yang dilindungi. Kita juga biasanya diberi kesempatan untuk memberi makan hewan-hewan langka tersebut. Namun ternyata saya salah. Taman Safari Prigen benar-benar menyajikan konsep yang berbeda dan mampu memberikan kesan mendalam bagi para pengunjungnya. Ingin tahu seperti apa? Yuk tetap simak perjalanan saya dan keluarga di Prigen kali ini.

Rekreasi ke Taman Safari Prigen
Pintu Gerbang Selamat Datang

Perjalanan ke Lokasi Wisata

Rombongan bus berangkat dari lokasi SD di Kawedanan selepas sholat subuh. Saya sekeluarga memilih untuk menunggu di depan Rumah Sakit Islam Madiun. Sebenarnya tidak hanya keluarga saya yang menunggu di lokasi ini, ada juga keluarga mas Yudi (rekan istri mengajar di SD) yang juga memilih menunggu di depan RSI Madiun. Alasannya sederhana, titik ini lebih dekat dengan rumah kami.

Setelah sekitar 30 menit menunggu, akhirnya mini bus (elf) tiba juga di lokasi tempat kami menunggu. Ada 2 bus yang mengantar rombongan kami dalam rekreasi kali ini. Bus pertama adalah bus berukuran besar dengan kapasitas 50 tempat duduk, diisi oleh rombongan anak-anak kelas 6 bersama beberapa guru. Sedangkan bus kedua adalah bus mini (jenis Elf) dengan kapasitas 20 tempat duduk. Bus elf ini diisi oleh beberapa guru dan keluarga yang ikut, termasuk saya di dalamnya.

Masuk ke dalam bus, langsung disambut dengan lantunan lagu dangdut koplo membahana. Lampu interior bus juga unik, kelap kelip lampu disko semakin membuat wah suasana. Ha ha, sejenak kita menjadi anak bus dulu ya. Kalau dah di dalam bus, nggak ngoplo nggak asyik. Setelah semua sudah siap, bus mulai bergerak santuy menuju gerbang tol Madiun.

Setelah sekitar 3 jam perjalanan, akhirnya rombongan kami tiba di Pasuruan. Rombongan bus berhenti di rumah makan Resto Jatiarjo untuk sarapan.

Sarapan di Resto Jatiarjo Prigen
Rumah Makan Resto Jatiarjo, Pasuruan

Resto Jatiarjo Pasuruan
View Resto Jatiarjo yang berada di samping lembah

Segelas Teh Hangat
Segelas Teh Hangat

Sebenarnya suasananya cocok banget buat ngopi. Tapi rasanya kok ndak enak kalau tiba-tiba di tengah-tengah menikmati kopi, rombongan tiba-tiba harus berangkat. Apalagi saya suka lama kalau sudah menikmati kopi. Jadi keinginan ngopi saya tunda dulu hingga menemukan waktu yang cocok.

Setelah menikmati sarapan, rombongan mulai meninggalkan lokasi sarapan dan bergerak ke tempat wisata.

Memasuki Taman Safari Prigen

Dari rumah makan Jatiarjo, bus bergerak naik ke daerah perbukitan dimana lokasi wisata berada. Hingga akhirnya bus berhenti di lokasi dimana kita harus membeli tiket masuk. Harga tiket masuk per orang adalah 150.000,-.

Gelang tiket Taman Safari Prigen
Gelang Tiket Badak

Setiap orang yang masuk ke dalam area wisata Taman Safari harus memakai gelang tiket. Setiap gelang tiket memiliki warna yang berbeda sesuai dengan fungsinya. Gelang tiket warna merah seperti foto diatas adalah jenis tiket Badak. Ada lagi jenis tiket Rusa (warna hijau). Aneka fungsi dari warna gelang tiket bisa dilihat di foto berikut ini.

Jenis Gelang Tiket Taman Safari Prigen
Jenis Tiket Taman Safari Prigen

Setelah mendapatkan gelang tiket, kami mulai memasuki area Taman Safari dengan tetap menggunakan bus. Pertama kami disuguhkan beberapa hewan herbifora yang berkeliaran di hutan.

Rusa Taman Safari Prigen
Ini Rusa bukan?

Zebra Taman Safari Prigen
Zebra - juventus

Badak Taman Safari Prigen
Badaknya gemuk ya

hewan langka di Taman Safari Prigen
Kalau ini hewan apa ya?


Berbagai Ragam Atraksi Spektakuler

Menurutku inilah bagian paling menarik dan spektakuler dari Taman Safari Prigen. Kita bisa melihat berbagai atraksi fauna yang ada di taman safari ini mulai dari gajah, lumba-lumba, harimau dan beraneka burung yang cantik.

To Be Continued...




Saturday, November 16, 2019

0 Daftar Anime Terbaik 2019

Berikut ini adalah anime-anime terbaik yang saya ikuti sepanjang tahun 2019 ini. Sebagian diantaranya mungkin adalah anime favorit teman-teman semua. Saya akan urutkan dari anime yang cukup bagus hingga yang paling istimewa yang menduduki peringkat pertama. Tak perlu berlama-lama, berikut ini adalah daftarnya. Check this out.

5. Black Clover

Peringkat nomor 5 adalah anime berjudul Black Clover. Mengisahkan anak bernama Asta yang hidup di dunia dimana kemampuan dan kekuatan sihir itu menjadi hal yang biasa. Namun takdir berkata lain, Asta sama sekali tidak memiliki bakat sihir sedikitpun di dalam tubuhnya. Padahal mayoritas manusia di dunia black clover pasti memiliki sihir. Meskipun begitu, Asta sejak kecil bercita-cita ingin menjadi seorang Kaisar Sihir. Kaisar Sihir adalah orang yang paling kuat dan dihormati di dunia black clover. Ia adalah pemimpin dari para ksatria sihir yang bertugas untuk melindungi kerajaan clover.

Anime Terbaik Black Clover
Black Clover

Di anime ini kembali kita ditunjukkan pertarungan antara bakat alami dan kerja keras. Asta yang tak punya bakat sedikitpun tentang sihir ingin menjadi seorang kaisar sihir. Di sisi lain, sahabatnya yaitu Yuno memiliki bakat yang luar biasa dalam hal sihir. Mereka berdua menjadi rival abadi dan sama-sama ingin menjadi sosok tertinggi dalam tingkatan ksatria sihir yang dikagumi oleh seluruh penduduk negeri kerajaan Clover. Cerita semakin menarik ketika Asta tiba-tiba mendapatkan pedang anti sihir. Ia tak punya bakat sihir, tapi bisa mengalahkan musuh-musuhnya dengan pedang anti sihir.


Nomor 4 : Kimetsu no Yaiba

Peringkat 4 saya berikan ke anime Kimetsu no Yaiba. Bercerita tentang petualangan seorang anak bernama Kamado Tanjirou dalam membasmi iblis (Oni). Cerita berawal ketika keluarganya dibantai oleh Oni yang menewaskan hampir seluruh keluarganya. Yang tersisa adalah adiknya yang bernama Nezuko yang sudah berubah menjadi iblis Oni. Demi ingin menyelamatkan Nezuko yang kini berubah menjadi Oni, takdir membawa Tanjirou menjadi seorang pendekar pemburu iblis dan bertekad ingin mengembalikan Nezuko menjadi manusia kembali.

Anime terbaik Kimetsu no Yaiba
Kimetsu no Yaiba

Untuk menjadi pendekar pemburu iblis, Tanjirou berguru kepada Urokodaki Sakonji setelah mendapat petunjuk dari Tomioka Giyu (seorang pendekar pemburu iblis yang hampir salah paham ingin membunuh adiknya yang berubah menjadi Oni). Setelah menguasai 10 jurus water style yang diajarkan oleh Urokodaki, perjalanan Tanjirou memburu sang raja iblis Kibutsuji Muzan dimulai. Muzan adalah makhluk yang paling bertanggung jawab atas perubahan wujud adiknya yang kini menjadi Oni.


Nomor 3 : Boku no Hero Academia

Peringkat ketiga saya berikan pada anime berjudul Boku no Hero Academia. Bercerita tentang seorang anak bernama Midoriya Izuku atau biasa dipanggil Deku yang tak memiliki bakat kekuatan atau disebut Quirk. Namun takdir menggiringnya bertemu dengan pahlawan nomor satu bernama All Might. Karena kondisi fisiknya yang semakin melemah, All Might kemudian menurunkan kekuatannya kepada Deku. Deku yang awalnya tak memiliki bakat Quirk apapun, kini berubah menjadi bocah yang memiliki potensi menjadi pahlawan super nomor 1 dunia.

Anime terbaik Boku no Hero Academia
Boku no Hero Academia

Masalah terjadi saat tubuhnya tak bisa menerima langsung kekuatan All Might. Maka proses bertahap dalam menerima kekuatan All Might ini menjadikan cerita anime ini semakin menarik. Belum termasuk ketika ia harus berhadapan dengan aliansi penjahat yang berusaha untuk menguasai dunia.


Nomor 2 : DR. Stone

Peringkat dua jatuh pada anime berjudul DR. Stone. Anime ini pertama kali rilis pada bulan Juli 2019. Bercerita tentang seorang bocah super jenius bernama Senku Ishigami yang sangat tertarik dengan dunia sains atau ilmu pengetahuan. Namun tiba-tiba saja tanpa ada sebab musabab, kejadian aneh terjadi. Sebuah cahaya yang sangat terang tiba-tiba menyinari bumi dan mengakibatkan seluruh manusia tanpa kecuali yang berada di bumi berubah menjadi batu. Kehidupan modern langsung terhenti, bumi dipaksa kembali ke zaman batu. Hanya hewan dan tumbuhan yang hidup dan itu berlangsung hingga beberapa ribu tahun kemudian.

anime Dr Stone
Dr Stone

Setelah 3700 tahun, Senku berhasil kembali menjadi manusia. Tak hanya dia, rekannya bernama Taiju juga berhasil berubah menjadi manusia. Berdua, mereka berusaha menjadikan zaman batu ini kembali ke abad modern seperti sedia kala. Namun usaha itu menjadi berat tatkala secara tak sengaja mereka menghidupkan manusia perkasa bernama Tsukasa. Tsukasa tidak sependapat bahwa dunia harus kembali ke zaman modern yang menurutnya penuh dengan kebusukan. Tsukasa ingin tetap menjadikan dunia seperti zaman batu ini. Ia pun mendirikan kerajaan sendiri yang terbebas dari kemajuan teknologi.

Cerita pun menjadi semakin menarik tatkala Senku juga ingin mendirikan kerajaan Sains. Pertarungan antara kerajaan Sains dan kerajaan Keperkasaan dimulai.


Nomor 1 : One Punch Man

Dan inilah anime yang menduduki rangking pertama sepanjang tahun 2019, One Punch Man. Berkisah tentang seorang pemuda bernama Saitama yang dianugrahi kekuatan yang luar biasa. Tidak ada satupun musuh yang bisa mengalahkan dia. Perbedaan level kekuatan antara dia dengan seluruh musuh-musuhnya sungguh terlalu jauh. Hal itu juga berlaku bagi rekan-rekannya sesama pahlawan. Ketika rekannya begitu kesulitan menghadapi monster, maka dengan satu pukulan, Saitama mampu menghancurkan monster tersebut.

Itulah asalan kenapa anime ini berjudul One Punch Man, karena dengan sekali pukul sang musuh langsung hancur. Bagi monster, menantang Saitama berarti sama saja ia sedang menggali kuburnya sendiri.

Anime Terbaik 2019
Saitama - One Punch Man

Namun sayangnya, dia tidak terkenal. Hanya sedikit orang saja yang berhasil mengetahui kekuatan aslinya. Setiap ia berhasil mengalahkan monster, ada saja kejadian yang membuat kemenangan itu malah diklaim oleh pahlawan lain. Asosiasi pahlawan pun hanya menempatkan Saitama pada kelas C, sedangkan muridnya sendiri yaitu Genos berada pada kelas tertinggi, kelas S.

***

Kalau menurut teman-teman sendiri, anime apakah yang terbaik di sepanjang tahun 2019? Tulis komentar dibawah ya.



Sunday, November 3, 2019

4 Singgah Warkop #2 : Kolam.Co


"Kopi tak butuh dimengerti, namun ia selalu menemani"

Petualangan kopi kembali berlanjut. Setelah kemarin saya mereview kedai Kopi Kakak (cerita selengkapnya bisa dibaca disini), kami Trio Kopiers kembali berpetualang mengunjungi tempat-tempat ngopi yang lain seantero Madiun. Kali ini kami ajak teman-teman untuk mengenal dan berkunjung ke kedai kopi Kolam.Co. Waah, dimanakah itu? Yuk kita kupas!

Lokasi dan Tempat

Berlokasi di Jalan Diponegoro no 40, Kota Madiun, kedai kopi Kolam.Co menyajikan tempat ngopi kekinian yang sayang jika kamu lewatkan. Nih, langsung aja lihat preview foto-fotonya.

Kedai Kolam.co Madiun
Kedai Kopi Kolam.co

Kolam.Co Madiun
Bagus ya tempatnya

Pelataran Kolam Co
View dari pelataran Kolam.Co

Halaman Kolam.Co cukup luas, disediakan beberapa kursi rotan dan karet yang berada pada sisi luar, sedangkan pada sisi dalam terdapat meja dan kursi yang terbuat dari cor atau semen. Dan seperti kebanyakan di tempat-tempat ngopi yang lain, kursi yang terletak pada bagian luar biasanya menjadi pilihan favorit bagi para pengunjung yang rata-rata anak-anak muda millenial.

"I do not need an inspirational quote, I need a coffee"

Kolam.Co juga dilengkapi dengan toilet yang cukup bersih. Menurut saya ini fasilitas yang wajib tersedia bagi semua kedai kopi dimanapun itu. Orang itu cenderung ingin menikmati kopi bersama teman-teman dengan durasi yang cukup. Karena kamu sendiri tahu, jika kita sudah bersama kopi maka pembicaraan itu seperti tak akan terhenti.

Kolam Kopi Madiun
Ruang tempat Barista meracik kopi

Suasana di Kolam.Co

Menu

Seperti di kedai kopi - kedai kopi yang lain, Kolam.Co juga menyediakan berbagai macam varian kopi yang bisa kita nikmati. Mulai dari yang kopi murni, hingga campuran berbagai rasa yang lain. Ada yang panas, ada pula yang disajikan dingin.

Tidak seperti di Kopi Kakak, kedai Kolam.Co menyediakan menu berat, salah satunya adalah Rice Bowl. Jadi buat kamu yang ingin ngopi sekaligus mengisi perut yang kosong, kedai kopi ini cocok untuk dijadikan tempat nongkrong bersama teman dan sahabat.

Cerita

Rencana ngopi bareng kali ini sudah diagendakan beberapa hari sebelumnya. Menunggu waktu yang tepat agar semua anggota bisa hadir. Seperti biasa, anggota tetapnya (yang punya hak veto) adalah mas Roy, Elkaha dan saya sendiri. Sebenarnya kemarin ada satu kandidat anggota baru, namun karena ada keperluan lain tidak jadi ikut. Ya sudahlah, akhirnya kita bertiga saja yang berangkat.

Waktu itu ada beberapa pilihan warung kopi yang menjadi kandidat untuk dipilih. Ada Ikio Coffee, Cafe Wow, Kopi Soe dan Kolam.Co. Setelah beberapa pertimbangan, akhirnya kami memilih Kolam.Co untuk disinggahi kali ini. Menurut informasi yang saya dengar, Kolam.Co ini memiliki hubungan dengan kedai Kolam Kopi yang ada di daerah Klegen. Sepertinya Kolam.Co ini merupakan cabang dari Kolam Kopi.

Seperti biasa, kami datang ke tempat ngopi selepas pulang kerja. Ketika kami datang, ternyata sudah banyak pengunjungnya. Dan kursi-kursi favorit sudah terisi semua, tinggal kursi batu yang berada di tengah-tengah. Ah tidak apalah, yang penting kami masih bisa menikmati sesruput kopi disini.

Kolam Kopi Jalan Diponegoro Madiun
Suasana Ngopi di Kolam.co

Setelah mencari tempat duduk yang paling nyaman, kami mendatangi bar untuk memesan kopi dan makanan. Untuk kopi, saya dan mas Roy memesan 'Vietnam Drip', sedangkan Elkaha memesan 'V60'.

Selain kopi, untuk yang seger-segernya saya memesan Lemonade. Sebenarnya untuk teman kopi, saya biasa memilih air mineral, tetapi karena Lemonade di Kolam.Co ini sangat enak, yaah akhirnya saya terarik untuk pilih Lemonade aja.

Nah ini yang saya sedikit kecewa, ternyata menu makan berat (rice bowl) nya belum ready. Padahal kondisi perut sudah keroncongan nih.

Lemonade Kolam.Co
Lemonade

Sambil menunggu pesanan kopi datang, saya dan Elkaha pergi sebentar keluar untuk mencari makanan berat. Dan sama seperti cerita di Kopi Kakak, kami membawa makanan berat dari luar ke lokasi ngopi. Pilihan jatuh ke Ayam Pecak mbah Sarni.

Kopi Vietnam Drip
Kopi Vietnam Drip

Terus terang ini pertama kalinya saya minum kopi Vietnam Drip. Cara penyajiannya cukup unik. Di atas gelas terdapat sebuah mug kecil yang berisi serbuk kopi dan air panas. Air panas tersebut dibiarkan secara alami menetes kebawah melewati serbuk kopi. Sedangkan pada bagian bawah, sudah menanti susu kental yang siap diaduk bersama dengan tetesan kopi tersebut jika volumenya sudah mencukupi.

Kopi Vietnam Drip saat sudah penuh
Kopi Vietnam Drip saat sudah penuh
Kopi Vietnam Drip sesudah diaduk
Kopi Vietnam Drip sesudah diaduk

Serius, kopi Vietnam Drip ini rasanya enak banget lho. Bagi yang belum pernah ngrasain kopi ini, kamu harus coba deh. 


Demikian sedikit cerita ngopi saya di Kolam.Co. Kesimpulannya sih lokasinya lumayan nyaman, kopinya enak banget, lemonade-nya juara, tapi sayang sekali saya belum nyoba Rice Bowl-nya. Mungkin di lain kesempatan bisa dicoba. Oke sekian dulu ya untuk cerita seri singgah warkop kali ini. Tetap nantikan cerita-cerita petualangan kopi berikutnya di blog ini. Byee....!


Total Pengunjung

 

Inspirasi Coffee Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates