"Saya ingin punya bisnis!!". Wih terdengar mantab yah? pake huruf tebal plus tanda seru ada 2 lagi :). Sebenarnya ini masih merupakan imbas dari hasil membaca buku karya Ippho Santosa tentang 7 Keajaiban Rejeki. Makanya saya menyebutnya sebagai brainwash. Yah.. saya ingin memulai bisnis, meskipun itu hanya sebuah bisnis berskala kecil. Karena berdasar saran dari beberapa pakar bisnis, bahwa memulai bisnis itu hendaknya dimulai dari yang kecil saja dulu, baru kemudian merambah ke skala yang lebih besar.
Tadi malam istri bercerita kalau kemarin dia sudah bertanya-tanya tentang bisnis kepada salah satu rekan kerjanya yang juga seorang enterpreneur. Istri menceritakan bagaimana usaha rekan kerjanya ini dalam membangun bisnis dari nol. Apa saja yang musti dilakukan jika memang berniat keras ingin menjadi seorang pebisnis. Dan yang paling menarik adalah resiko apa saja yang musti kita hadapi jika kita akan terjun di ladang bisnis.
Sebenarnya saya ingin memulai bisnis online. Saya ingin punya toko online. Ada cukup banyak alasan sih kenapa memilih toko online (meskipun pada dasarnya saya juga ingin punya toko offline ). Mungkin beberapa alasan berikut yang membuat saya ingin merambah bisnis online dahulu sebagai langkah awal :
1. Tidak perlu menyewa tempat yang mahal.
Kemarin istri menanyakan harga sewa sebuah kios di jalan dekat SD tempat istri saya mengajar. Harganya 10 juta per tahun. Wiihh mahhaaaall. Artinya per bulan harganya 800 ribu-an. Sehingga jika kita punya usaha dengan menyewa kios itu, maka profit harus mencapai lebih dari harga sewa tersebut. Itu belum kalau kita mempekerjakan karyawan penunggu toko. Hemm ini sangat berat untuk pebisnis awal seperti saya.
2. Kita hanya perlu membuat website sebagai alamat toko.
Selama ini saya sudah cukup sering mengotak-atik template blogspot, sehingga sedikit banyak mengerti bagaimana mendesain website. Apalagi kemarin sudah belajar mengenai penggunaan firebug :). Tapi kalau tidak mau bikin website, yaa kita jualan lewat sosial media seperti facebook dan twitter saja.
3. Bisa dikerjakan sambilan.
Yah memang saat ini saya bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan, jadi sebisa mungkin saya mencari bisnis yang tidak perlu penanganan langsung face to face. Dan bisnis toko online, cukup bisa dijalankan di sela-sela kesibukan kita bekerja.
Hemm mungkin cukup segitu saja sharing saya kali ini. Semoga cukup bisa menginspirasi teman-teman, bahwa saat ini ladang bisnis online begitu terbuka. Orang sekarang sudah sangat paham dengan internet dan insyaAllah kedepan akan semakin paham. Jika istri/saudara kita memiliki kemampuan dalam membuat barang 'home made', yaa.. kenapa tidak kita jualkan saja lewat online?. Masih terngiang-ngiang dalam pikiran saya, bahwa 9 dari 10 pintu rejeki ada dalam perdagangan. Dan bisnis toko online adalah langkah awal yang cukup baik bagi pemula seperti saya dan istri. Doakan sukses ya kawan!!
Tadi malam istri bercerita kalau kemarin dia sudah bertanya-tanya tentang bisnis kepada salah satu rekan kerjanya yang juga seorang enterpreneur. Istri menceritakan bagaimana usaha rekan kerjanya ini dalam membangun bisnis dari nol. Apa saja yang musti dilakukan jika memang berniat keras ingin menjadi seorang pebisnis. Dan yang paling menarik adalah resiko apa saja yang musti kita hadapi jika kita akan terjun di ladang bisnis.
Sebenarnya saya ingin memulai bisnis online. Saya ingin punya toko online. Ada cukup banyak alasan sih kenapa memilih toko online (meskipun pada dasarnya saya juga ingin punya toko offline ). Mungkin beberapa alasan berikut yang membuat saya ingin merambah bisnis online dahulu sebagai langkah awal :
1. Tidak perlu menyewa tempat yang mahal.
Kemarin istri menanyakan harga sewa sebuah kios di jalan dekat SD tempat istri saya mengajar. Harganya 10 juta per tahun. Wiihh mahhaaaall. Artinya per bulan harganya 800 ribu-an. Sehingga jika kita punya usaha dengan menyewa kios itu, maka profit harus mencapai lebih dari harga sewa tersebut. Itu belum kalau kita mempekerjakan karyawan penunggu toko. Hemm ini sangat berat untuk pebisnis awal seperti saya.
2. Kita hanya perlu membuat website sebagai alamat toko.
Selama ini saya sudah cukup sering mengotak-atik template blogspot, sehingga sedikit banyak mengerti bagaimana mendesain website. Apalagi kemarin sudah belajar mengenai penggunaan firebug :). Tapi kalau tidak mau bikin website, yaa kita jualan lewat sosial media seperti facebook dan twitter saja.
3. Bisa dikerjakan sambilan.
Yah memang saat ini saya bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan, jadi sebisa mungkin saya mencari bisnis yang tidak perlu penanganan langsung face to face. Dan bisnis toko online, cukup bisa dijalankan di sela-sela kesibukan kita bekerja.
Hemm mungkin cukup segitu saja sharing saya kali ini. Semoga cukup bisa menginspirasi teman-teman, bahwa saat ini ladang bisnis online begitu terbuka. Orang sekarang sudah sangat paham dengan internet dan insyaAllah kedepan akan semakin paham. Jika istri/saudara kita memiliki kemampuan dalam membuat barang 'home made', yaa.. kenapa tidak kita jualkan saja lewat online?. Masih terngiang-ngiang dalam pikiran saya, bahwa 9 dari 10 pintu rejeki ada dalam perdagangan. Dan bisnis toko online adalah langkah awal yang cukup baik bagi pemula seperti saya dan istri. Doakan sukses ya kawan!!
smg sukses dengan toko onlinenya nanti mas :-)
ReplyDeleteaamiin, terima kasih mas anak wayang. Nanti saya share juga produk toko online-nya di blog ini juga. -udah mulai promo nih-, he he
Deletedagang online memang sudah mulai diminati orang banyak, selain jumlah targeting penjualan yang banyak, bisnis melalui online juga lebih memberikan fleksibilitas waktu kepada pengusahanya.
ReplyDeletebener banget mas. Makanya ini baru mau memulai, doakan sukses yah :).
Deleteharus serius..
ReplyDeletemantabsss, emang harus serius mas. :)
DeleteSaya juga pengen bukan bisnis gara-gara baca buku Ippho santosa itu bang.
ReplyDeleteSekarang masih pake 'tapi'
Duh cuci otaknya kayaknya masih setengah2.. harus khatam sekali lagi.
Semangat bang!
ha ha... cuci otaknya masih setengah. Kalau lama kelamaan baca buku karya-karyanya Ippho, bakal kena cuci otak full nantinya.
DeleteSiip... terima kasih semangatnya. :)
itu yang penting..!! camkan: usaha ini bisa dilakukan sebagai sambilan!
ReplyDeletekarena memang profesi utama saya adalah menganggur.
hahahahaaaaaa
ha ha ha... ada ada saja nih oomguru. profesi menganggur tapi dengan pasif income yang wuah... mantabss
Deleteyang penting SEOnya harus terjaga.. :)
ReplyDeletewah iya, biar toko online-nya selalu page one ha ha..
Deletebenar juga yaa.. kerjaan modern yangcoocok di jaman seperti sekarang ini. Menurut saya sebenarnya blgging juga bisa jadi seperti itu. saya juga lagi mencobanya. hohoho
ReplyDeleteyup.. sekarang ini banyak cara mendapatkan rejeki. Blogging menjadi salah satunya. Cuma musti dilakukan dengan serius dan musti banyak belajar. Saya juga masih belajar :). Terima kasih sudah berkunjung gubug coffee.
Deleteyaap kita sama sama belajar mengais rejeki lewat media online ya.. hohoho ayo berjuang ^^
Deleteiya sama sama mas... semoga sukses bisnis online nya. Ntar bagi-bagi gitu he he..
Deleteehm, emang enak si dengan kemudahan dan kenyamanan yang di tawarkan online. namun gampang juga loh gan, si agan juga bikin blog ini pun dengan susah payah kan, apalagi bisnis onlin yang melulu membahas produk. wah perlu usaha keras juga tu gan.
ReplyDeleteiya sih mas/mbak. Ini saya juga masih memulai, alias masih cupu banget. Tapi kita tidak akan tahu sebelum memulai.
DeleteYup. Blog ini pun juga bekerja keras untuk bisa eksis :) he he
ane nunggu pengalaman ente aja lah, jadin ane bisa tau .... heheh. ok gan :D
Deletesippp ditunggu yah cerita sukses-nya.. Aamiinn.
Deletesaya juga pengin, cuma harus pelan pelan biar bisa dinikmati
ReplyDeleteiya.. jangan grusa-grusu. Karena menyegerakan itu tidak sama dengan terburu-buru. Terima kasih kunjungannya mas A Vip.
Deletesaya juga udah baca Mas..emg bner dicuci..
ReplyDeletesmga saya bsa sgra memulai..klo gak dmulai..kapan lagii??
rncna liat mas dlu...lha??hehe
ayooo.. mulai dari sekarang bisnisnya!!! -pake toa masjid-. he he
DeleteYang penting adlah bisa mampu menerima resoki bisnis termasuk bisni online. Jarang bisnis bisa langsung sukses, gagal juga penting jadi bisa tahu kekurangannya. Semoga sukses. salam :)
ReplyDeletemenerima resiko bukan resoki..wkwkwk buru-buru sih
Deletebener banget mas bikin hoki. Memang bisnis online lebih kecil resikonya dibandingkan dengan bisnis offline. Tapi begitulah seorang pengusaha sejati. Mengambil resiko dalam perdagangan ibarat sayur dalam sebuah makanan. Sudah menjadi makanan sehari-hari.
DeleteSalam sukses juga mas/mbak Bikin Hoki.
semoga sukses ya fin bisnis onlinenya
ReplyDeleteaamiin mbak ely. terima kasih doa-nya. Semakin banyak doa, bakal semakin berkah :)
Deletenanti saya daftar jadi reseller boleh pak?
ReplyDeleteha ha.. boleh.. boleh...mas Huda
Deletejualan apa memangnya pak? *serius nanya*
ReplyDeletewah belum bisa disebutin sekarang mbak. Masih harus banyak yang dipersiapkan. Tunggu launching resminya :)
Deletesukses dah pokoknya. hehe
ReplyDeletemampir kesini yak ? :D
aamiiin doanya mas ilham. Di tunggu yah kunjungan saya.
DeleteArtikelnya sangat bermanfaat
ReplyDeleteTerima kasih sudah berkunjung di gubug saya inspirasi coffee.
Delete