Aku mengeluhkan buruknya hafalanku
"Jauhilah maksiat", pesan guruku.
"Karena ilmu adalah cahaya. Dan cahaya Allah bukan untuk pelaku dosa".
--Imam Syafi'i
Sudah hampir dua minggu ini saya mengikuti salah satu acara televisi yang sangat menginspirasi. Nama acaranya adalah Hafidz Indonesia yang disiarkan oleh salah satu stasiun swasta yang dipandu oleh Irfan Hakim. Suka sekali dengan acara ini, bahkan tak sesekali saya harus menitikkan air mata ketika salah satu peserta hafidz cilik ini harus tereliminasi dan terpaksa dipulangkan. Rasanya sungguh sedih.
Sebenarnya saya sendiri tidak mengikuti acara ini secara langsung di televisi, saya hanya mengikuti acara tunda-nya yang disiarkan ketika selepas sahur di stasiun televisi yang sama. Jika ada beberapa bagian yang tidak sempat dilihat, biasanya saya akan mencari rekamannya di youtube.
Sungguh benar sekali apa yang dikatakan oleh ust Bachtiar Nasir, bahwa acara ini akan menginspirasi kuat kepada anak-anak Indonesia untuk bisa menghafal Al-Qur'an dan mencintainya. Subhanallah.
Jangankan anak-anak, orang yang sudah dewasapun, saya yakin akan terinspirasi juga. Setidaknya semangat menghafal kembali tumbuh di dalam diri saya. Saya tidak boleh kalah dengan anak-anak kecil itu.
![]() |
| Kontestan bernama Farid dengan fasih melantunkan hafalan Al-Qur'an nya |
