Selamat datang di gubug Inspirasi Coffee. Blog ini dikelola oleh penulis sejak September 2008. Sampai sekarang, semangat untuk menulis masih meletup-letup dan terasa kian meletup menarikan pena melukiskan prasasti demi prasasti kehidupan. Hak cipta dilindungi oleh Allah Azza wa Jalla.
Selamat Membaca ^_^

Wednesday, March 14, 2012

18 Menulis Ide

Sudah beberapa minggu ini saya mencoba rutin membuat postingan di blog ini setiap hari. Kenapa setiap hari? karena sebenarnya sudah lama saya menginginkan tulisan saya lebih mengalir dan enak dibaca, maka salah satu metodenya adalah dengan memaksakan diri untuk sering menulis. Dengan rajin menulis, maka kita akan memiliki ribuan pengalaman dalam pengejawantahan ide. Saya akan lebih tahu mana kalimat yang enak dibaca dan mana kalimat yang tidak enak dibaca. Itu semua bisa terlihat dari sebuah pengalaman menulis. Dan pengalaman akan otomatis menghasilkan jam terbang.

Saya jadi teringat akan sebuah film anime berjudul Naruto (pasti sudah pada tahu kan!). Suatu ketika Naruto mempelajari suatu jurus bernama Rasengan Rasenshuriken. Nah untuk menguasai ilmu ini, Naruto harus membuat cloning diri (menggandakan diri) untuk mencari pengalaman sebanyak mungkin dari usaha belajarnya. Dan ternyata ini sangat efektif. Jurus yang harusnya dikuasai dalam waktu berbulan-bulan, mampu dikuasai oleh Naruto dalam waktu yang cukup singkat. Ini karena Naruto mendapatkan pengalaman yang sangat banyak dari cloningan diri ini. Perumpamaan ini berlaku juga bagi penulis.



Hal yang paling sulit dilakukan ketika hati sudah berazzam untuk menulis setiap hari adalah mencari ide tulisan. Mendapatkan ide setiap hari itu susah-susah gampang. Ini juga yang seringkali saya hadapi. Maka dalam hal ini saya sebagai penulis blog amatiran ingin mengutip apa yang disampaikan oleh novelis nomor satu Indonesia Habiburrahman El Shirazi.
Ide itu seperti ikan yang ada dilautan lepas. Tentu kita tidak bisa menghitung jumlahnya bukan?. Artinya jumlahnya sangatlah banyak. Nah penulis itu ibarat nelayannya. Nelayan terdiri dari 2 tipe yakni nelayan malas dan nelayan kreatif. Nelayan malas seringkali sekedar duduk-duduk di pantai sambil ngopi berharap ada ikan besar terdampar dan mati kemudian bisa pulang membawa ikan besar itu. Kejadian ini memang seringkali ada, tapi berapa kali terjadi dalam setahun?. Pasti tentu sangatlah jarang. Nah, sedangkan nelayan kreatif adalah nelayan yang mengerahkan segenap usaha menggunakan berbagai cara untuk menangkap ikan. Ada yang menggunakan jala, pancing dan bahkan ada yang membentuk kelompok-kelompok nelayan. Perumpamaan ini berlaku juga bagi penulis. Ide berkeliaran dimana-mana layaknya ikan di laut. Semua tergantung pada diri kita sendiri, ingin kreatif atau tidak.

Ini yang akhirnya menantang saya untuk bisa menulis setiap hari. Saya harus bisa mendapatkan ide-ide yang berkeliaran itu. Saya harus bisa menjadi penulis kreatif. Tak harus dibuat tulisan panjang-panjang, tapi mampu memberi inspirasi. Tak mesti harus diperuntukkan bagi orang lain namun lebih ke inspirasi diri. Karena terkadang ada keinginan dalam hati ingin membuat tulisan yang panjang, tapi kemudian berujung pada off berbulan-bulan. Lebih baik menulis pendek-pendek namun bisa disajikan setiap hari. Artinya disini kita bisa menangkap ikan setiap hari.


Diambil dari osolihin.net


Saya memaparkan opini diatas tidak dengan tanpa bukti. Setidaknya usaha saya untuk sering menulis sudah mulai membuahkan hasil. Setidaknya menurut saya pribadi, tulisan saya sudah mulai mengalir, (emangnya air!). Itu pendapat saya sih!, (wah .. ini mah jadinya pendapat subjektif :) ) Soalnya saya suka ketawa sendiri baca tulisan saya 4 tahun yang lalu DISINI :) (ketawa sendiri? awas gila!).

Resep jadi penulis hebat itu ada 3M, menulis, menulis dan menulis. -Kuntowijoyo-


-Sekian, semoga menginspirasi -

Related Post



18 comments:

  1. wihiii... dapat tips nulis dari mas fifi. hasseeekkk :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah.. kenapa nama saya menjadi fifi?? :(, namanya semakin cewek aja nih he he.

      Saya juga masih belajar nulis mbak mae...

      Delete
    2. Wahaha... huruf N nya ketinggalaan masss.. maap maappp :D

      Delete
    3. ha ha... huruf N nya ketinggalan bus.

      Delete
  2. itu artinya saya harus berkunjung kemari setiap hari
    hehehe....

    ReplyDelete
    Replies
    1. he he... terima kasih sudah sering berkunjung ke gubug reyot coffee break.

      Delete
  3. coba tulisan yg dimaksud ditulis kembali dgn teknik yg sekarang...biar benar2 tau bedanya setelah "mas" fifin berkembang teknik menulisnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah iya yah.. harusnya itu akan lebih otentik... :)

      Delete
  4. walah jadi ambigu ya...maksudnya tulisan 4 tahun yang lalu yg dikasih linknya itu ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya memang rada ambigu wkwk, tapi dah dapet poinnya kok.

      Delete
  5. udah mengalir kok tulisannya, saya aja ampe "hanyut" neh kebawa arusnya, he...
    PEACE!

    ReplyDelete
    Replies
    1. he he makasih... :), masih ingin terus belajar menulis.

      Delete
  6. saya udah baca tulisan mas fifin 4tahun lalu, and....
    he...(jangan tersinggung yah? tapi emang lucu, polos, n SMA banget!)
    tapi, setelah saya bandingkan dengan tulisan2 yg sekarang,
    SUBHANALLAH!!!
    your writing quality is really, really increasing so much!!!
    BRAVO!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. ha ha ndak tersinggung kok.. Saya aja suka senyum-senyum sendiri kalau baca-baca tulisan saya yang dulu. Makasih...

      Delete
  7. wah fin, aku kalau nulis ya seasalnya, masih sering ngawur, amburadul yg penting nulis soalnya menulis bikin hatiku senang sekali :)

    semoga sukses ya nulis setiap hari :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup nulis memang harus dilakukan dengan senang hati :). Amiin doanya.

      Tulisannya mbak ely sudah enak dibaca kok dan sudah dengan baik memperhatikan kaidah tanda baca, ini yang kadang banyak dilupakan oleh blogger.

      Tulisan blog itu harusnya tak hanya enak dibaca oleh penulis, tapi juga harus enak dibaca oleh pembaca.

      Delete
  8. Tulisan mas fifin makin bagus, saya juga ketawa2 sendiri klo membaca tulisan saya yang dulu2..lucu..

    wah, saya harus mencontoh mas fifin nih, yang bisa nulis tiap hari, saya nulisnya tergantung mood, padahal banyak yang pengen ditulis, tapi karena males, moment itu hilang dan hilang pula idenya..hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hu hu... masih belajar ris. Masih kalah sama blogmu.
      saya menulis tiap hari karena merasakan manfaatnya. Ya.. setidaknya saya senang melakukannya.

      Delete

Terima kasih atas komentarnya ya sobat blogger. Terima kasih juga sudah menggunakan kalimat yang sopan serta tidak mengandung unsur SARA dan pornografi. Komentar yang tidak sesuai, mohon maaf akan dihapus tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Btw, tunggu kunjungan saya di blog anda yah.. salam blogger :)

Total Pengunjung

Statistik Alexa

 

Inspirasi Coffee Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates